Follow Us :              

Tinjau Gudang Tembakau, Ganjar Pantau Serapan Panen Raya

  06 September 2021  |   09:00:00  |   dibaca : 699 
Kategori :
Bagikan :


Tinjau Gudang Tembakau, Ganjar Pantau Serapan Panen Raya

06 September 2021 | 09:00:00 | dibaca : 699
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

TEMANGGUNG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek aktivitas pembelian tembakau petani di Kabupaten Temanggung, Senin (6/9/2021). Ia ingin memastikan hasi panen raya petani tembakau bisa terserap dengan baik. 

Sejumlah gudang tembakau milik beberapa perusahaan rokok disambangi Ganjar di antaranya dua gudang tembakau milik PT Djarum dan satu gudang tembakau PT Gudang Garam. 

Di gudang tembakau PT Djarum, dua gudang yang dicek Ganjar yakni di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Raya Temanggung-Bulu, kondisinya masih kosong. 

Salah satu pengelola gudang tembakau PT Djarum, Arief menjelaskan, kondisi gudang yang kosong dikarenakan pembelian baru dimulai Jumat pekan lalu. 

"Biasanya tiap panen kapasitas penyerapan kami sekitar 500 ton. Tapi kami pasti bantu petani dengan menyerap tembakau mereka, tentunya yang sesuai standar kami. Kami juga akan lakukan percepatan, sesuai perintah Pak Ganjar," ujarnya. 

Sementara di gudang tembakau PT Gudang Garam, transaksi jual beli sudah sangat ramai. Gudang juga sudah penuh terisi tumpukan tembakau. 

Perwakilan pimpinan PT Gudang Garam Temanggung, Tjhin Tjong Giong mengatakan, pihaknya berencana membeli 10.000 ton tembakau dari petani pada musim panen kali ini. Pembelian sudah dilakukan dan dikebut sampai saat ini. 

"Ya selain kebutuhan, kami juga ingin membantu petani. Kasihan petani kalau hasil panennya tidak segera terbeli," katanya. 

"Nah ini sudah bagus, gudangnya sudah pol (penuh), tumpukan tembakaunya sudah tinggi. Maka kenapa saya cek ke sini untuk memastikan ada percepatan. Mudah-mudahan pabrikan lain (juga) bisa membantu melakukan hal yang sama," katanya. 

Ganjar mengatakan sudah berkomunikasi dengan bos-bos rokok untuk membantu percepatan serapan tembakau petani. Bahkan, dirinya sudah menelpon langsung bos PT Djarum terkait hal itu. 

"Saya telepon pemiliknya agar segera menyerap tembakau petani. Hari ini saya lihat isi gudangnya. Maka, saya minta ada percepatan," katanya. 

Ganjar menyebut percepatan penyerapan tembakau selain penting bagi petani, kondisi cuaca yang baik juga sangat mendukung. 

"Momentumnya kan bagus, panen raya, cuaca bagus dan panennya juga sudah banter (cepat). Kalau pabrikan sudah menyerap, maka ekonomi masyarakat akan menggelinding (jalan). Kalau ekonomi menggelinding, maka pemerintah juga akan terbantu," jelasnya. 

Di tengah kegelisahan serapan hasil panen, Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI) Agus Parmuji mengaku senang dengan kedatangan Ganjar. 

"Maka kami senang dengan kedatangan Pak Gubernur mengecek gudang tembakau ini, harapannya bisa mendongkrak percepatan pabrikan membeli tembakau petani. Semakin tinggi pabrikan menyerap tembakau, maka harga juga bisa semakin bagus," tandasnya.


Bagikan :

TEMANGGUNG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek aktivitas pembelian tembakau petani di Kabupaten Temanggung, Senin (6/9/2021). Ia ingin memastikan hasi panen raya petani tembakau bisa terserap dengan baik. 

Sejumlah gudang tembakau milik beberapa perusahaan rokok disambangi Ganjar di antaranya dua gudang tembakau milik PT Djarum dan satu gudang tembakau PT Gudang Garam. 

Di gudang tembakau PT Djarum, dua gudang yang dicek Ganjar yakni di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Raya Temanggung-Bulu, kondisinya masih kosong. 

Salah satu pengelola gudang tembakau PT Djarum, Arief menjelaskan, kondisi gudang yang kosong dikarenakan pembelian baru dimulai Jumat pekan lalu. 

"Biasanya tiap panen kapasitas penyerapan kami sekitar 500 ton. Tapi kami pasti bantu petani dengan menyerap tembakau mereka, tentunya yang sesuai standar kami. Kami juga akan lakukan percepatan, sesuai perintah Pak Ganjar," ujarnya. 

Sementara di gudang tembakau PT Gudang Garam, transaksi jual beli sudah sangat ramai. Gudang juga sudah penuh terisi tumpukan tembakau. 

Perwakilan pimpinan PT Gudang Garam Temanggung, Tjhin Tjong Giong mengatakan, pihaknya berencana membeli 10.000 ton tembakau dari petani pada musim panen kali ini. Pembelian sudah dilakukan dan dikebut sampai saat ini. 

"Ya selain kebutuhan, kami juga ingin membantu petani. Kasihan petani kalau hasil panennya tidak segera terbeli," katanya. 

"Nah ini sudah bagus, gudangnya sudah pol (penuh), tumpukan tembakaunya sudah tinggi. Maka kenapa saya cek ke sini untuk memastikan ada percepatan. Mudah-mudahan pabrikan lain (juga) bisa membantu melakukan hal yang sama," katanya. 

Ganjar mengatakan sudah berkomunikasi dengan bos-bos rokok untuk membantu percepatan serapan tembakau petani. Bahkan, dirinya sudah menelpon langsung bos PT Djarum terkait hal itu. 

"Saya telepon pemiliknya agar segera menyerap tembakau petani. Hari ini saya lihat isi gudangnya. Maka, saya minta ada percepatan," katanya. 

Ganjar menyebut percepatan penyerapan tembakau selain penting bagi petani, kondisi cuaca yang baik juga sangat mendukung. 

"Momentumnya kan bagus, panen raya, cuaca bagus dan panennya juga sudah banter (cepat). Kalau pabrikan sudah menyerap, maka ekonomi masyarakat akan menggelinding (jalan). Kalau ekonomi menggelinding, maka pemerintah juga akan terbantu," jelasnya. 

Di tengah kegelisahan serapan hasil panen, Ketua Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI) Agus Parmuji mengaku senang dengan kedatangan Ganjar. 

"Maka kami senang dengan kedatangan Pak Gubernur mengecek gudang tembakau ini, harapannya bisa mendongkrak percepatan pabrikan membeli tembakau petani. Semakin tinggi pabrikan menyerap tembakau, maka harga juga bisa semakin bagus," tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu