Follow Us :              

Lapak Ganjar Musik, Bantu Promosikan Karya Seniman Musik

  09 September 2021  |   08:00:00  |   dibaca : 321 
Kategori :
Bagikan :


Lapak Ganjar Musik, Bantu Promosikan Karya Seniman Musik

09 September 2021 | 08:00:00 | dibaca : 321
Kategori :
Bagikan :

Foto : istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : istimewa (Humas Jateng)

SEMARANG - Sukses membantu pelaku UMKM dengan Lapak Ganjar, kini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meluncurkan Lapak Ganjar Musik sebagai gebrakan baru promosikan karya musisi lokal. 

Jika Lapak Ganjar dibuka setiap hari Minggu, Lapak Ganjar Musik berjalan setiap hari. Para musisi Jateng hanya cukup membuat Instagram stories kemudian tag akun @ganjar_pranowo. 

Story terpilih akan di repost @ganjar_pranowo yang kini telah memiliki 3,8 juta pengikut. Untuk dapat direpost, harus memenuhi beberapa syarat. 

Lagu tersebut harus ciptaan sendiri atau kolaborasi beberapa musisi dan bukan lagu cover. Kemudian harus mencantumkan asal daerah alias nama kabupaten/kota. Selain itu peserta juga harus mencantumkan nama channel Youtube yang dimiliki. 

Ganjar mengatakan, Lapak Ganjar Musik terinsipirasi dari situasi pandemi yang membuat para pelaku seni tak bisa tampil di panggung seperti biasa. Akibatnya penghasilan mereka menurun drastis. 

Mau tidak mau para seniman terutama musisi harus beralih ke media digital untuk memasarkan karya-karyanya. Untuk musisi yang sudah punya nama, mungkin akan mudah melakukannya. 

"Tapi musisi pendatang baru akan kesulitan karena subscriber dan followernya masih sedikit, maka muncul ide Lapak Ganjar Musik sehingga bisa membantu karya teman-teman seniman lebih dikenal publik," kata Ganjar. 

Begitu diluncurkan pada Rabu (8/9/2021, Lapak Ganjar Musik langsung mendapat sambutan hangat dari para seniman Jawa Tengah. Hingga Kamis (9/9/2021) telah 42 lagu ciptaan musisi Jateng yang dipromosikan. 

"IG Story yang masuk sebenarnya sangat banyak tapi banyak yang hanya screenshoot instagram atau hanya gambar saja, itu kan tidak menarik. Harusnya bikin video sederhana, ada backsound musik atau lagu ciptaannya itu, ini sekaligus kita mengedukasi cara promosi yang baik," kata Ganjar. 

Dengan Lapak Ganjar Musik, harapannya publik akan mengenal karya musisi Jateng. Di sisi lain channel Youtube para musisi juga akan bertambah penontonya. 

"Tadi saya lihat postingannya bagus-bagus banget, kalau ini bisa kita kumpulkan, kita albumkan, harapan kita dari label-label bisa mendorong mereka lebih produktif, punya nilai ekonomis, golek duit halal (cari uang halal), bagus," katanya 

Sukses bermusik di masa pandemi, bagi Ganjar bukan sesuatu yang tidak mungkin. Ia mencontohkan kisah sukses Woro Widowati dan Yeni Inka. 

"Umpama kayak Yeni, Woro kita tanya-tanya kemarin. (Pendapatannya) Di tengah pandemi hasilnya tetep bagus. Memanfaatkan dunia digital malah bisa naik," katanya.


Bagikan :

SEMARANG - Sukses membantu pelaku UMKM dengan Lapak Ganjar, kini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meluncurkan Lapak Ganjar Musik sebagai gebrakan baru promosikan karya musisi lokal. 

Jika Lapak Ganjar dibuka setiap hari Minggu, Lapak Ganjar Musik berjalan setiap hari. Para musisi Jateng hanya cukup membuat Instagram stories kemudian tag akun @ganjar_pranowo. 

Story terpilih akan di repost @ganjar_pranowo yang kini telah memiliki 3,8 juta pengikut. Untuk dapat direpost, harus memenuhi beberapa syarat. 

Lagu tersebut harus ciptaan sendiri atau kolaborasi beberapa musisi dan bukan lagu cover. Kemudian harus mencantumkan asal daerah alias nama kabupaten/kota. Selain itu peserta juga harus mencantumkan nama channel Youtube yang dimiliki. 

Ganjar mengatakan, Lapak Ganjar Musik terinsipirasi dari situasi pandemi yang membuat para pelaku seni tak bisa tampil di panggung seperti biasa. Akibatnya penghasilan mereka menurun drastis. 

Mau tidak mau para seniman terutama musisi harus beralih ke media digital untuk memasarkan karya-karyanya. Untuk musisi yang sudah punya nama, mungkin akan mudah melakukannya. 

"Tapi musisi pendatang baru akan kesulitan karena subscriber dan followernya masih sedikit, maka muncul ide Lapak Ganjar Musik sehingga bisa membantu karya teman-teman seniman lebih dikenal publik," kata Ganjar. 

Begitu diluncurkan pada Rabu (8/9/2021, Lapak Ganjar Musik langsung mendapat sambutan hangat dari para seniman Jawa Tengah. Hingga Kamis (9/9/2021) telah 42 lagu ciptaan musisi Jateng yang dipromosikan. 

"IG Story yang masuk sebenarnya sangat banyak tapi banyak yang hanya screenshoot instagram atau hanya gambar saja, itu kan tidak menarik. Harusnya bikin video sederhana, ada backsound musik atau lagu ciptaannya itu, ini sekaligus kita mengedukasi cara promosi yang baik," kata Ganjar. 

Dengan Lapak Ganjar Musik, harapannya publik akan mengenal karya musisi Jateng. Di sisi lain channel Youtube para musisi juga akan bertambah penontonya. 

"Tadi saya lihat postingannya bagus-bagus banget, kalau ini bisa kita kumpulkan, kita albumkan, harapan kita dari label-label bisa mendorong mereka lebih produktif, punya nilai ekonomis, golek duit halal (cari uang halal), bagus," katanya 

Sukses bermusik di masa pandemi, bagi Ganjar bukan sesuatu yang tidak mungkin. Ia mencontohkan kisah sukses Woro Widowati dan Yeni Inka. 

"Umpama kayak Yeni, Woro kita tanya-tanya kemarin. (Pendapatannya) Di tengah pandemi hasilnya tetep bagus. Memanfaatkan dunia digital malah bisa naik," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu