Follow Us :              

Indonesia Dipercaya Jadi Presidensi G20, Ganjar: Ini Menunjukkan Martabat Bangsa

  31 October 2021  |   08:00:00  |   dibaca : 974 
Kategori :
Bagikan :


Indonesia Dipercaya Jadi Presidensi G20, Ganjar: Ini Menunjukkan Martabat Bangsa

31 October 2021 | 08:00:00 | dibaca : 974
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SURAKARTA - Gubernur Ganjar Pranowo mengungkapkan rasa bangga dan bahagia atas terpilihnya negara Indonesia sebagai Presidensi G20 selama setahun ke depan. Prestasi yang baru kali ini diraih setelah 76 tahun merdeka, patut menjadi kebanggaan seluruh bangsa Indonesia. 

Hal itu disampaikan saat Gubernur menghadiri penutupan Solo Great Sale (SGS) 2021 di Bengawan Solo Park, kawasan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Kota Surakarta, Minggu (31/10/2021). 

Ganjar Pranowo berharap rasa bangga ini akan membangkitkan optimisme bangsa Indonesia khususnya dalam menuntaskan pandemi Covid-19.  Keberhasilan Indonesia dalam penanganan kasus Covid-19 diapresiasi dunia internasional. Bahkan Ganjar Pranowo menyebutkan, dunia internasional menobatkan Indonesia sebagai  salah satu negara terbaik dalam mengatasi pandemi ini. 

"Kita vaksin the best, pengelolaan bagus, dan dalam peta Covid-19 ini Indonesia termasuk dalam level satu, kelas dunia. Maka cukup membanggakan ketika presiden kita hari ini berada di Italia dan disambut dengan luar biasa dan akan menjadi leader dari G20. Belum ada sejarahnya dan baru kali ini. Ini optimisme yang akan kita bangun," katanya. 

Keberhasilan Indonesia dalam penanganan pandemi bukan hanya dari sisi penurunan kasus tetapi juga dari sisi kebangkitan ekonomi. Kebangkitan ini salah satunya didukung oleh inisiatif para kepala daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerahnya. 

Ganjar Pranowo menyebut, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, yang juga hadir di acara tersebut, adalah salah satu kepala daerah yang berhasil, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerahnya. 

"Di tengah situasi sulit ini ternyata kolaborasi dari berbagai pihak di Solo memiliki tips agar ekonomi kembali bangkit. Dari target Rp 800 miliar bisa dapat Rp 1,1 triliun. Ini semangat luar biasa. Pak Wali Kota hampir tiap hari nongkrongin, dorong terus menerus sampai sekarang mempunyai ide-ide di mana kemudian pasar bisa jalan lagi, kegiatan jalan lagi, tapi pesan saya proksesnya musti tetap kencang," katanya. 

Ganjar berharap semangat tersebut bisa menginspirasi daerah lain. Mereka bisa melakukan berbagai terobosan demi memulihkan kondisi ekonomi masyarakatnya agar mampu bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. 

"(Pemimpin) Membangkitkan ekonomi yang kreatif dan mempunyai ekosistem baru maka pada tahun 2022 kita bisa lari kencang. Peluangnya sangat terbuka sekali. Terus berjuang, berikhtiar, berdoa, bekerja sama, dan saling tolong menolong," ungkapnya. 

Terkait persiapan pergantian kepemimpinan G20, hari ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) berada di Italia untuk menerima presidensi dari Presidensi G20 sebelumnya yakni Perdana Menteri Italia, Mario Draghi. Indonesia akan  memegang presidensi mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022. 

"Mudah-mudahan ini bisa menunjukkan harkat martabat kita sebagai bangsa yang besar. Itu kebanggaan yang menurut saya sangat luar biasa sebagai sebuah bangsa," tandasnya.


Bagikan :

SURAKARTA - Gubernur Ganjar Pranowo mengungkapkan rasa bangga dan bahagia atas terpilihnya negara Indonesia sebagai Presidensi G20 selama setahun ke depan. Prestasi yang baru kali ini diraih setelah 76 tahun merdeka, patut menjadi kebanggaan seluruh bangsa Indonesia. 

Hal itu disampaikan saat Gubernur menghadiri penutupan Solo Great Sale (SGS) 2021 di Bengawan Solo Park, kawasan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Kota Surakarta, Minggu (31/10/2021). 

Ganjar Pranowo berharap rasa bangga ini akan membangkitkan optimisme bangsa Indonesia khususnya dalam menuntaskan pandemi Covid-19.  Keberhasilan Indonesia dalam penanganan kasus Covid-19 diapresiasi dunia internasional. Bahkan Ganjar Pranowo menyebutkan, dunia internasional menobatkan Indonesia sebagai  salah satu negara terbaik dalam mengatasi pandemi ini. 

"Kita vaksin the best, pengelolaan bagus, dan dalam peta Covid-19 ini Indonesia termasuk dalam level satu, kelas dunia. Maka cukup membanggakan ketika presiden kita hari ini berada di Italia dan disambut dengan luar biasa dan akan menjadi leader dari G20. Belum ada sejarahnya dan baru kali ini. Ini optimisme yang akan kita bangun," katanya. 

Keberhasilan Indonesia dalam penanganan pandemi bukan hanya dari sisi penurunan kasus tetapi juga dari sisi kebangkitan ekonomi. Kebangkitan ini salah satunya didukung oleh inisiatif para kepala daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerahnya. 

Ganjar Pranowo menyebut, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, yang juga hadir di acara tersebut, adalah salah satu kepala daerah yang berhasil, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerahnya. 

"Di tengah situasi sulit ini ternyata kolaborasi dari berbagai pihak di Solo memiliki tips agar ekonomi kembali bangkit. Dari target Rp 800 miliar bisa dapat Rp 1,1 triliun. Ini semangat luar biasa. Pak Wali Kota hampir tiap hari nongkrongin, dorong terus menerus sampai sekarang mempunyai ide-ide di mana kemudian pasar bisa jalan lagi, kegiatan jalan lagi, tapi pesan saya proksesnya musti tetap kencang," katanya. 

Ganjar berharap semangat tersebut bisa menginspirasi daerah lain. Mereka bisa melakukan berbagai terobosan demi memulihkan kondisi ekonomi masyarakatnya agar mampu bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. 

"(Pemimpin) Membangkitkan ekonomi yang kreatif dan mempunyai ekosistem baru maka pada tahun 2022 kita bisa lari kencang. Peluangnya sangat terbuka sekali. Terus berjuang, berikhtiar, berdoa, bekerja sama, dan saling tolong menolong," ungkapnya. 

Terkait persiapan pergantian kepemimpinan G20, hari ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) berada di Italia untuk menerima presidensi dari Presidensi G20 sebelumnya yakni Perdana Menteri Italia, Mario Draghi. Indonesia akan  memegang presidensi mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022. 

"Mudah-mudahan ini bisa menunjukkan harkat martabat kita sebagai bangsa yang besar. Itu kebanggaan yang menurut saya sangat luar biasa sebagai sebuah bangsa," tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu