Follow Us :              

Hari Bakti PU ke-76, Sekda: Pembangunan Infrastruktur Jateng Sesuai Target

  03 December 2021  |   08:00:00  |   dibaca : 251 
Kategori :
Bagikan :


Hari Bakti PU ke-76, Sekda: Pembangunan Infrastruktur Jateng Sesuai Target

03 December 2021 | 08:00:00 | dibaca : 251
Kategori :
Bagikan :

Foto : Simon (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Simon (Humas Jateng)

SEMARANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menuntaskan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Termasuk di Provinsi Jawa Tengah, meliputi pembangunan jalan tol, bandara, pembangunan bendungan, dan penataan Kawasan Borobudur Magelang. 

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno usai Upacara Hari Bakti PU ke-76 di Pedalangan Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (3/12/2021). Upacara yang berlangsung di tempat pengolahan sampah itu, diikuti puluhan peserta yang semuanya mengenakan pakaian adat daerah dengan Inspektur Upacara Sekda Jateng. 

"Keberhasilan-keberhasilan PUPR di Jateng itu banyak. Ada pembangunan jalan tol yang sudah menghubungkan Jawa Tengah-Jawa Barat hingga Jawa Timur, pembangunan bandara, serta pengembangan wisata Borobudur dan Tol Jateng-Yogyakarta yang masih berproses," kata Sekda. 

Selama 2021, menurutnya pelaksanaan proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah telah sesuai target. Bahkan, dalam kondisi pandemi Covid-19,  pembangunan di tetap berlangsung baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan. 

"Untuk tahun depan (2022), harapannya optimistis untuk recovery (pemulihan) sehingga otomatis percepatannya menjadi lebih dibanding tahun 2020 dan 2021," harapnya. 

Sesuai pesan Presiden RI Joko Widodo pada Hari Bakti PUPR ke-76, jelas Sekda, ke depan Kementerian PUPR harus membangun lebih banyak lagi infrastruktur yang lebih berkualitas, smart, dan ramah lingkungan, yang membuka akses dan keterhubungan antar wilayah keterhubungan antardaerah, meningkatkan efisiensi, serta produktivitas untuk mewujudkan Indonesia maju. 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan dari panti asuhan dan warga tidak mampu. Sebanyak 200 paket bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah itu diberikan kepada warga yang membutuhkan. 

Usai penyerahan bantuan, Sekda meninjau proses pengolahan sampah menjadi pupuk kompos di Tempat Pembuangan Sampah Reduce (pengurangan), Reuse (pengunaan kembali) , Recycle (daur ulang) (TPS 3R) Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik. Pengolahan sampah yang sebagian besar berasal dari rumah tangga itu, telah menghasilkan pupuk kompos yang bermanfaat dan bernilai nilai ekonomi. 

"Sampah-sampah ini jika tidak diolah maka selamanya akan menjadi masalah. Sampah di sini dipilah lalu diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat. Ini mungkin butuh edukasi bagaimana memilah dan mengolah sampah," jelasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menuntaskan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Termasuk di Provinsi Jawa Tengah, meliputi pembangunan jalan tol, bandara, pembangunan bendungan, dan penataan Kawasan Borobudur Magelang. 

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno usai Upacara Hari Bakti PU ke-76 di Pedalangan Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (3/12/2021). Upacara yang berlangsung di tempat pengolahan sampah itu, diikuti puluhan peserta yang semuanya mengenakan pakaian adat daerah dengan Inspektur Upacara Sekda Jateng. 

"Keberhasilan-keberhasilan PUPR di Jateng itu banyak. Ada pembangunan jalan tol yang sudah menghubungkan Jawa Tengah-Jawa Barat hingga Jawa Timur, pembangunan bandara, serta pengembangan wisata Borobudur dan Tol Jateng-Yogyakarta yang masih berproses," kata Sekda. 

Selama 2021, menurutnya pelaksanaan proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah telah sesuai target. Bahkan, dalam kondisi pandemi Covid-19,  pembangunan di tetap berlangsung baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan. 

"Untuk tahun depan (2022), harapannya optimistis untuk recovery (pemulihan) sehingga otomatis percepatannya menjadi lebih dibanding tahun 2020 dan 2021," harapnya. 

Sesuai pesan Presiden RI Joko Widodo pada Hari Bakti PUPR ke-76, jelas Sekda, ke depan Kementerian PUPR harus membangun lebih banyak lagi infrastruktur yang lebih berkualitas, smart, dan ramah lingkungan, yang membuka akses dan keterhubungan antar wilayah keterhubungan antardaerah, meningkatkan efisiensi, serta produktivitas untuk mewujudkan Indonesia maju. 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan dari panti asuhan dan warga tidak mampu. Sebanyak 200 paket bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah itu diberikan kepada warga yang membutuhkan. 

Usai penyerahan bantuan, Sekda meninjau proses pengolahan sampah menjadi pupuk kompos di Tempat Pembuangan Sampah Reduce (pengurangan), Reuse (pengunaan kembali) , Recycle (daur ulang) (TPS 3R) Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik. Pengolahan sampah yang sebagian besar berasal dari rumah tangga itu, telah menghasilkan pupuk kompos yang bermanfaat dan bernilai nilai ekonomi. 

"Sampah-sampah ini jika tidak diolah maka selamanya akan menjadi masalah. Sampah di sini dipilah lalu diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat. Ini mungkin butuh edukasi bagaimana memilah dan mengolah sampah," jelasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu