Follow Us :              

Usai Bandara Ngloram Diresmikan Presiden, Ganjar : Kita Butuh Create Event

  17 December 2021  |   08:00:00  |   dibaca : 1155 
Kategori :
Bagikan :


Usai Bandara Ngloram Diresmikan Presiden, Ganjar : Kita Butuh Create Event

17 December 2021 | 08:00:00 | dibaca : 1155
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

BLORA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersyukur impian lama untuk bisa melihat masyarakat Kabupaten Blora dan sekitarnya bisa memiliki bandara, bisa terwujud. Bandara Ngloram yang berada di kabupaten tersebut, hari ini, Jumat (17/12/2021), bahkan telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. 

Kepada para pemerintah daerah dan masyarakat sekitar lokasi Bandara Ngloram, Gubernur Jawa Tengah Ganjar berpesan, agar saling bekerjasama untuk menjaga dan menghidupkan kawasan bandara 

Alhamdulillah Ngloram yang sudah jadi mimpi sejak tahun 71, hari ini diresmikan oleh presiden,” kata Ganjar usai mendampingi presiden dalam acara peresmian. 

Ganjar mengapresiasi kinerja Kementerian Perhubungan yang memulai pembangunan Bandara Ngloram pada 2019 lalu. “Terimakasih kementerian perhubungan top bekerjanya,” katanya. 

Tidak hanya Kementerian Perhubungan, sebagai pelaksana pembangunan, Ganjar juga mengapresiasi kerjasama antar daerah yang telah mewujudkan mimpi tersebut. 

“Ada bupati Blora yang kerjanya juga luar biasa, bupati Bojonegoro (yang) membantu dan ini diundang, bupati Grobogan juga diundang,” ujarnya. 

Ganjar mengatakan, di masa depan tetap dibutuhkan usaha bersama untuk menghidupkan dan menjaga kawasan tersebut. Sehingga manfaatnya dirasakan banyak pihak. 

“Kita bersama-sama menjaga satu kawasan ini. Untuk bisa memanfaatkan, kita butuh create event (buat acara). Dan alhamdulillah ujicobanya (sudah) bisa berjalan dengan baik,” tandasnya 

Presiden dalam sambutannya berharap agar keberadaan Bandara Ngloram akan menghidupkan ekonomi lintas daerah dan provinsi. Terlebih laporan yang dia terima dari Menhub Budi Karya Sumadi, sudah ada dua penerbangan dalam satu minggu. 

“Nanti apabila memang penuh terus dan runwaynya 1.500 tidak cukup, akan kita perpanjang lagi menjadi 2000 meter,” tegas Presiden. 

Diharapkan, Bandara Ngloram ini akan mempercepat aktifitas ekonomi tidak hanya di Kabupaten Blora tetapi juga daerah lintas provinsi sekitarnya yakni Kabupaten Bojonegoro, Tuban, hingga Ngawi. 

“Kita harapkan aktifitas ekonomi jadi semakin baik, investasi akan masuk ke Cepu, Bojonegoro, semakin banyak. Distribusi barang ke daerah, ke propinsi, juga akan semakin meningkat dan baik,” pungkasnya. 

Usai peresmian, Gubernur mendampingi Presiden menyapa pedagang dan warga di Pasar Mulyorejo, Cepu, Kabupaten Blora sebelum bertolak ke Ngawi, Jawa Timur. 

Ketika rangkaian kendaraannya tiba, masyarakat yang menunggu di pinggir jalan pun langsung berhamburan riuh menyambut dan mengajak salaman serta berswafoto bersama.


Bagikan :

BLORA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersyukur impian lama untuk bisa melihat masyarakat Kabupaten Blora dan sekitarnya bisa memiliki bandara, bisa terwujud. Bandara Ngloram yang berada di kabupaten tersebut, hari ini, Jumat (17/12/2021), bahkan telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. 

Kepada para pemerintah daerah dan masyarakat sekitar lokasi Bandara Ngloram, Gubernur Jawa Tengah Ganjar berpesan, agar saling bekerjasama untuk menjaga dan menghidupkan kawasan bandara 

Alhamdulillah Ngloram yang sudah jadi mimpi sejak tahun 71, hari ini diresmikan oleh presiden,” kata Ganjar usai mendampingi presiden dalam acara peresmian. 

Ganjar mengapresiasi kinerja Kementerian Perhubungan yang memulai pembangunan Bandara Ngloram pada 2019 lalu. “Terimakasih kementerian perhubungan top bekerjanya,” katanya. 

Tidak hanya Kementerian Perhubungan, sebagai pelaksana pembangunan, Ganjar juga mengapresiasi kerjasama antar daerah yang telah mewujudkan mimpi tersebut. 

“Ada bupati Blora yang kerjanya juga luar biasa, bupati Bojonegoro (yang) membantu dan ini diundang, bupati Grobogan juga diundang,” ujarnya. 

Ganjar mengatakan, di masa depan tetap dibutuhkan usaha bersama untuk menghidupkan dan menjaga kawasan tersebut. Sehingga manfaatnya dirasakan banyak pihak. 

“Kita bersama-sama menjaga satu kawasan ini. Untuk bisa memanfaatkan, kita butuh create event (buat acara). Dan alhamdulillah ujicobanya (sudah) bisa berjalan dengan baik,” tandasnya 

Presiden dalam sambutannya berharap agar keberadaan Bandara Ngloram akan menghidupkan ekonomi lintas daerah dan provinsi. Terlebih laporan yang dia terima dari Menhub Budi Karya Sumadi, sudah ada dua penerbangan dalam satu minggu. 

“Nanti apabila memang penuh terus dan runwaynya 1.500 tidak cukup, akan kita perpanjang lagi menjadi 2000 meter,” tegas Presiden. 

Diharapkan, Bandara Ngloram ini akan mempercepat aktifitas ekonomi tidak hanya di Kabupaten Blora tetapi juga daerah lintas provinsi sekitarnya yakni Kabupaten Bojonegoro, Tuban, hingga Ngawi. 

“Kita harapkan aktifitas ekonomi jadi semakin baik, investasi akan masuk ke Cepu, Bojonegoro, semakin banyak. Distribusi barang ke daerah, ke propinsi, juga akan semakin meningkat dan baik,” pungkasnya. 

Usai peresmian, Gubernur mendampingi Presiden menyapa pedagang dan warga di Pasar Mulyorejo, Cepu, Kabupaten Blora sebelum bertolak ke Ngawi, Jawa Timur. 

Ketika rangkaian kendaraannya tiba, masyarakat yang menunggu di pinggir jalan pun langsung berhamburan riuh menyambut dan mengajak salaman serta berswafoto bersama.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu