Follow Us :              

Ndalang, Gubernur Sampaikan Pesan Hormati Warga Lokal Bagi Warga Keturunan Jateng di Perantauan

  05 March 2022  |   19:00:00  |   dibaca : 276 
Kategori :
Bagikan :


Ndalang, Gubernur Sampaikan Pesan Hormati Warga Lokal Bagi Warga Keturunan Jateng di Perantauan

05 March 2022 | 19:00:00 | dibaca : 276
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendadak jadi dalang kala hadir secara virtual dalam Pagelaran Wayang Kulit New Era yang digelar Pujakesuma (Putra Jawa Kelahiran Sumatra) di Deli Serdang Sumatra Utara, Sabtu (5/3). 

“Pak Ganjar kenapa kami undang, karena representasi wayang kulit asal muasalnya dari Jawa Tengah,” terang Ketua Umum Pujakesuma, Eko Sopiyanto. 

Meski hadir secara virtual, Gubernur Jawa Tengah dengan wayang Gatotkaca-nya mampu menghidupkan suasana. Termasuk budayawan Sujiwo Tejo yang hadir di lokasi acara. 

“Inilah istimewanya Pujakesuma. Pasedulurannya itu diingat-ingat dari sesuatu yang sederhana. Makan nasi urap bareng mas Eko,” kata  Ganjar usai diminta nDalang. 

Ganjar mengatakan, hal-hal kecil dan sederhana itu menggambarkan Pujakesuma. Dalam perkumpulan, suasana kebatinannya bahagia dan tidak ada perasaan yang tidak enak. 

“Maka semua tetap bisa membangun keguyuban keakraban. Jadi di mana tanah diinjak, di situ langit dijunjung,” ujar Gubernur. 

Pujakesuma yang telah ada bertahun-tahun di Sumatra diharapkan bisa tetap menghormati warga asli Sumatra. 

Gubernur mengatakan, Pujakesuma menjadi gambaran keragaman yang ada di Indonesia. Diharapkan sanggar seni ini bisa menjaga kerukunan yang sudah terjalin selama ini. 

“Kita diberi makan, diberi minum, berkeluarga, berteman bahkan menikah dengan orang di sana, itulah saudara kita. Itulah bhinneka tunggal ika, itulah Indonesia kita yang mesti kita jaga,” tandasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendadak jadi dalang kala hadir secara virtual dalam Pagelaran Wayang Kulit New Era yang digelar Pujakesuma (Putra Jawa Kelahiran Sumatra) di Deli Serdang Sumatra Utara, Sabtu (5/3). 

“Pak Ganjar kenapa kami undang, karena representasi wayang kulit asal muasalnya dari Jawa Tengah,” terang Ketua Umum Pujakesuma, Eko Sopiyanto. 

Meski hadir secara virtual, Gubernur Jawa Tengah dengan wayang Gatotkaca-nya mampu menghidupkan suasana. Termasuk budayawan Sujiwo Tejo yang hadir di lokasi acara. 

“Inilah istimewanya Pujakesuma. Pasedulurannya itu diingat-ingat dari sesuatu yang sederhana. Makan nasi urap bareng mas Eko,” kata  Ganjar usai diminta nDalang. 

Ganjar mengatakan, hal-hal kecil dan sederhana itu menggambarkan Pujakesuma. Dalam perkumpulan, suasana kebatinannya bahagia dan tidak ada perasaan yang tidak enak. 

“Maka semua tetap bisa membangun keguyuban keakraban. Jadi di mana tanah diinjak, di situ langit dijunjung,” ujar Gubernur. 

Pujakesuma yang telah ada bertahun-tahun di Sumatra diharapkan bisa tetap menghormati warga asli Sumatra. 

Gubernur mengatakan, Pujakesuma menjadi gambaran keragaman yang ada di Indonesia. Diharapkan sanggar seni ini bisa menjaga kerukunan yang sudah terjalin selama ini. 

“Kita diberi makan, diberi minum, berkeluarga, berteman bahkan menikah dengan orang di sana, itulah saudara kita. Itulah bhinneka tunggal ika, itulah Indonesia kita yang mesti kita jaga,” tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu