Follow Us :              

Terima Dubes Australia, Wagub Jateng Paparkan Potensi Jateng

  14 March 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 353 
Kategori :
Bagikan :


Terima Dubes Australia, Wagub Jateng Paparkan Potensi Jateng

14 March 2022 | 09:00:00 | dibaca : 353
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, di Gedung A Lantai 2 Sekretariat Daerah Jawa Tengah, Senin (14/3/2022). Dalam kunjungan tersebut, Taj Yasin memaparkan potensi ekonomi, pariwisata, pendidikan, hingga penanganan Covid-19 di Jawa Tengah. 

Wagub mengatakan, kerja sama antara Jawa Tengah dengan Australia selama ini telah terjalin baik dan akan semakin kuat dengan adanya peningkatan kerja sama di berbagai bidang. Termasuk kerja sama pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, penanganan bencana alam, perdagangan, industri, dan sebagainya. 

"Saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Miss Penny, Duta Besar Australia untuk Indonesia ke Jawa Tengah untuk memastikan bahwa kita (tetap akan) bersama-sama dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 dan perbaikan di sektor perekonomian," ujar Wagub. 

Wagub menjelaskan, tema dan prioritas pembangunan Jawa Tengah pada tahun 2022 adalah peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang didukung penguatan daya saing dan sumber daya manusia. 

Peningkatan ekonomi dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup dan pemantapan ketahanan bencana. Strategi pemulihan ekonomi Jawa Tengah tahun ini salah satunya dilakukan dengan , percepatan pengendalian Covid-19. 

Meskipun kasus positif Covid-19 saat ini cenderung mengalami kenaikan, tetapi tingkat keparahan menurun dan dapat tertangani dengan baik. Pemulihan ekonomi juga dilakukan dengan memberikan bantuan sosial guna meningkatkan daya beli masyarakat. 

"Selain itu, pemulihan sektor pariwisata, infrastruktur, dibangunnya jalan tol di Jateng. Kami memiliki beberapa target investasi, alhamdulillah pada tahun 2016-2020 mampu melampaui target. Tetapi tahun 2021, karena kasus Covid-19 yang menggila pada bulan Juni-Agustus sehingga target kita belum tercapai," bebernya. 

Realisasi investasi Australia di Jawa Tengah tahun 2019-2021, mengalami kenaikan di sektor industri makanan, perumahan, kawasan industri, perkantoran, dan industri kayu. Kedepan diharapkan investasi Australia di Jawa Tengah masuk 10 besar, sehingga kerjasama Jawa Tengah-Australia di berbagai bidang semakin kuat. 

"Harapan kami bukan hanya kunjungan di kantor kami tetapi juga melihat secara langsung melihat kondisi di Jateng yang dibutuhkan apa. (Selain) Sektor pariwisata sudah siap, bidang ekonomi (juga) ada beberapa kawasan industri yang menjadi program nasional sehingga (bisa jadi daya tarik) Australia bisa masuk dan berinvestasi di Jateng," harapnya. 

Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams mengatakan, Pemerintah Australia mendukung adanya banyak kesempatan berinvestasi, baik dari Jawa Tengah di Australia maupun sebaliknya. Terlebih dengan adanya perjanjian bidang ekonomi antara Indonesia dengan Australia, sehingga memungkinkan produk-produk Indonesia, termasuk dari Jawa Tengah dipasarkan ke Australia. 

"Australia akan menjalin kerja sama dengan Provinsi Jawa Tengah di berbagai sektor. Namun saat ini fokusnya pada pemulihan pasca pandemi Covid-19, khususnya di bidang perdagangan, investasi, dan lainnya," jelas Dubes Australia. 

Pada sektor pariwisata, dengan dibukanya kembali penerbangan Indonesia-Australia, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian (sektor wisata bagi) kedua negara. Hal ini mengingat kerja sama yang telah terjalin baik antara Jawa Tengah-Australia di bidang pariwisata dan pendidikan. Sedikitnya ada enam mahasiswa program S2, S3, dan S4 asal Jawa Tengah yang menempuh pendidikan di Australia. 

"Ini saya pertama kali ke Jawa Tengah dan tidak untuk terakhir kali karena akan ada banyak kerja sama di masa depan antara Jateng dan Australia, sebab kita sekarang sudah sama-sama sembuh (pulih) dari (pandemi) Covid-19," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, di Gedung A Lantai 2 Sekretariat Daerah Jawa Tengah, Senin (14/3/2022). Dalam kunjungan tersebut, Taj Yasin memaparkan potensi ekonomi, pariwisata, pendidikan, hingga penanganan Covid-19 di Jawa Tengah. 

Wagub mengatakan, kerja sama antara Jawa Tengah dengan Australia selama ini telah terjalin baik dan akan semakin kuat dengan adanya peningkatan kerja sama di berbagai bidang. Termasuk kerja sama pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, penanganan bencana alam, perdagangan, industri, dan sebagainya. 

"Saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Miss Penny, Duta Besar Australia untuk Indonesia ke Jawa Tengah untuk memastikan bahwa kita (tetap akan) bersama-sama dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 dan perbaikan di sektor perekonomian," ujar Wagub. 

Wagub menjelaskan, tema dan prioritas pembangunan Jawa Tengah pada tahun 2022 adalah peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang didukung penguatan daya saing dan sumber daya manusia. 

Peningkatan ekonomi dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup dan pemantapan ketahanan bencana. Strategi pemulihan ekonomi Jawa Tengah tahun ini salah satunya dilakukan dengan , percepatan pengendalian Covid-19. 

Meskipun kasus positif Covid-19 saat ini cenderung mengalami kenaikan, tetapi tingkat keparahan menurun dan dapat tertangani dengan baik. Pemulihan ekonomi juga dilakukan dengan memberikan bantuan sosial guna meningkatkan daya beli masyarakat. 

"Selain itu, pemulihan sektor pariwisata, infrastruktur, dibangunnya jalan tol di Jateng. Kami memiliki beberapa target investasi, alhamdulillah pada tahun 2016-2020 mampu melampaui target. Tetapi tahun 2021, karena kasus Covid-19 yang menggila pada bulan Juni-Agustus sehingga target kita belum tercapai," bebernya. 

Realisasi investasi Australia di Jawa Tengah tahun 2019-2021, mengalami kenaikan di sektor industri makanan, perumahan, kawasan industri, perkantoran, dan industri kayu. Kedepan diharapkan investasi Australia di Jawa Tengah masuk 10 besar, sehingga kerjasama Jawa Tengah-Australia di berbagai bidang semakin kuat. 

"Harapan kami bukan hanya kunjungan di kantor kami tetapi juga melihat secara langsung melihat kondisi di Jateng yang dibutuhkan apa. (Selain) Sektor pariwisata sudah siap, bidang ekonomi (juga) ada beberapa kawasan industri yang menjadi program nasional sehingga (bisa jadi daya tarik) Australia bisa masuk dan berinvestasi di Jateng," harapnya. 

Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams mengatakan, Pemerintah Australia mendukung adanya banyak kesempatan berinvestasi, baik dari Jawa Tengah di Australia maupun sebaliknya. Terlebih dengan adanya perjanjian bidang ekonomi antara Indonesia dengan Australia, sehingga memungkinkan produk-produk Indonesia, termasuk dari Jawa Tengah dipasarkan ke Australia. 

"Australia akan menjalin kerja sama dengan Provinsi Jawa Tengah di berbagai sektor. Namun saat ini fokusnya pada pemulihan pasca pandemi Covid-19, khususnya di bidang perdagangan, investasi, dan lainnya," jelas Dubes Australia. 

Pada sektor pariwisata, dengan dibukanya kembali penerbangan Indonesia-Australia, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian (sektor wisata bagi) kedua negara. Hal ini mengingat kerja sama yang telah terjalin baik antara Jawa Tengah-Australia di bidang pariwisata dan pendidikan. Sedikitnya ada enam mahasiswa program S2, S3, dan S4 asal Jawa Tengah yang menempuh pendidikan di Australia. 

"Ini saya pertama kali ke Jawa Tengah dan tidak untuk terakhir kali karena akan ada banyak kerja sama di masa depan antara Jateng dan Australia, sebab kita sekarang sudah sama-sama sembuh (pulih) dari (pandemi) Covid-19," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu