Follow Us :              

Rapat Wadas, Gubernur Minta Semua Pihak Terkait Mampu Beri Penjelasan Pada Masyarakat

  28 March 2022  |   11:00:00  |   dibaca : 125 
Kategori :
Bagikan :


Rapat Wadas, Gubernur Minta Semua Pihak Terkait Mampu Beri Penjelasan Pada Masyarakat

28 March 2022 | 11:00:00 | dibaca : 125
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin rapat evaluasi penanganan persoalan Wadas. Rapat yang dihadiri Kepala BBWS Serayu Opak, Kepala Kanwil BPN dan jajaran dinas terkait ini bertujuan untuk memastikan berbagai persiapan terkait penanganan kasus Wadas dan bendungan Bener. 

"Hari ini kita rapat untuk evaluasi dan memantau perkembangan. Karena kami berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan Wadas ini. Apa yang sudah dilakukan, ternyata pelatihan sudah, bantuan untuk anak SD sudah, trauma healing sudah," jelasnya usai memimpin rapat di gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, Senin (28/3). 

Gubernur meminta semua pihak yang terlibat harus siap dan bisa memberikan penjelasan secara jelas dari berbagai aspek termasuk aspek teknis. Aspek tersebut meliputi geologis, lingkungan, sosial, proses dan prosedur serta pengurusan IPL dan Amdal. 

"Itu saya minta persiapkan semuanya, dan disampaikan pada masyarakat. Mudah-mudahan itu bagian yang bisa membuka pengetahuan bersama biar lebih enak," jelasnya. 

Dalam pertemuan itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jawa Tengah, Peni Rahayu mengatakan, setidaknya ada lima isu yang akan didiskusikan pada rapat tersebut. Diantaranya tentang rencana dan fungsi bendungan Bener, Amdal dan isu lingkungan, proses penetapan lokasi dan aspek hukum. 

"Ada juga terkait penjelasan metode dan teknik pengambilan batu andesit dan pasca pengambilan batu. Termasuk juga penanganan dampak sosial dari proyek bendungan Bener," ujarnya. 

Terkait berbagai penjelasan yang telah didapat, Gubernur mengatakan, hingga saat ini pihaknya terbuka untuk berkomunikasi dengan warga Wadas. Dia menilai komunikasi terbuka akan sangat baik untuk membuka pemahaman satu sama lain. 

"Kita siap untuk datang dan menjelaskan. Itu sangat bagus untuk kita melakukan sosialisasi kembali sehingga kita bisa mendapatkan sesuatu yang clear, (jelas)" ujar Ganjar.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin rapat evaluasi penanganan persoalan Wadas. Rapat yang dihadiri Kepala BBWS Serayu Opak, Kepala Kanwil BPN dan jajaran dinas terkait ini bertujuan untuk memastikan berbagai persiapan terkait penanganan kasus Wadas dan bendungan Bener. 

"Hari ini kita rapat untuk evaluasi dan memantau perkembangan. Karena kami berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan Wadas ini. Apa yang sudah dilakukan, ternyata pelatihan sudah, bantuan untuk anak SD sudah, trauma healing sudah," jelasnya usai memimpin rapat di gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jateng, Senin (28/3). 

Gubernur meminta semua pihak yang terlibat harus siap dan bisa memberikan penjelasan secara jelas dari berbagai aspek termasuk aspek teknis. Aspek tersebut meliputi geologis, lingkungan, sosial, proses dan prosedur serta pengurusan IPL dan Amdal. 

"Itu saya minta persiapkan semuanya, dan disampaikan pada masyarakat. Mudah-mudahan itu bagian yang bisa membuka pengetahuan bersama biar lebih enak," jelasnya. 

Dalam pertemuan itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jawa Tengah, Peni Rahayu mengatakan, setidaknya ada lima isu yang akan didiskusikan pada rapat tersebut. Diantaranya tentang rencana dan fungsi bendungan Bener, Amdal dan isu lingkungan, proses penetapan lokasi dan aspek hukum. 

"Ada juga terkait penjelasan metode dan teknik pengambilan batu andesit dan pasca pengambilan batu. Termasuk juga penanganan dampak sosial dari proyek bendungan Bener," ujarnya. 

Terkait berbagai penjelasan yang telah didapat, Gubernur mengatakan, hingga saat ini pihaknya terbuka untuk berkomunikasi dengan warga Wadas. Dia menilai komunikasi terbuka akan sangat baik untuk membuka pemahaman satu sama lain. 

"Kita siap untuk datang dan menjelaskan. Itu sangat bagus untuk kita melakukan sosialisasi kembali sehingga kita bisa mendapatkan sesuatu yang clear, (jelas)" ujar Ganjar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu