Follow Us :              

Jelang Arus Mudik, Ganjar Akan Keliling Promosikan Jalur Selatan

  23 April 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 215 
Kategori :
Bagikan :


Jelang Arus Mudik, Ganjar Akan Keliling Promosikan Jalur Selatan

23 April 2022 | 10:00:00 | dibaca : 215
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi kemacetan di Gerbang Tol Kalikangkung dengan adanya kebijakan one way di jalan tol trans Jawa itu. Lewat persiapan yang baik, Gubernur yakin, Jawa Tengah siap menerima limpahan pemudik lebaran. 

Hal itu disampaikan saat mendampingi Menteri Perhubungan dan Menko bidang Pembangunan SDM saat peninjauan Tol Kalikangkung, Sabtu (23/4). Dalam kesempatan itu, ia mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan melakukan skenario-skenario. 

"Kami sudah siapkan jalur selatan. Saya akan ikut promosikan jalur itu, agar semua tidak menumpuk di jalan tol ini. Besok saya akan keliling untuk melihat jalur selatan, agar publik tahu bahwa jalur selatan juga nyaman," katanya. 

Ganjar juga sudah memerintahkan bupati/wali kota yang ada di jalur selatan untuk mempersiapkan dengan matang. Sejumlah kebutuhan pemudik seperti BBM, kuliner, dan rest area harus disiapkan. 

"Kami juga diminta mengatur lalulintas, jalur alternatif, siaga bencana dan dukungan kesehatan serta lainnya. Pesan Pak Menko PMK tadi bagus, orang mudik itu bahagia dan ingin senang, maka harus dilayani dengan baik," jelasnya. 

Selain itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan sejumlah jalur alternatif. Jalur itu akan digunakan saat terjadi penumpukan kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung. 

"Beberapa jalur alternatif sudah kami siapkan. Tadi Kakorlantas juga mengatakan sudah menyiapkan dengan komando nasional. Jika terjadi penumpukan, perintahnya langsung diurai. Maka plan A, plan B, plan C dan plan D dari pihak kepolisian sudah disiapkan," pungkasnya. 

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dari pemetaan yang dilakukan, jalur terpadat saat mudik lebaran adalah jalan tol dari Bekasi menuju Kalikangkung. Sehingga, persiapan perlu dilakukan dengan matang. 

"Prediksi kami, jumlah pemudik akan naik dibanding tahun 2019, sebesar 40 persen. Puncak pemudik diprediksikan terjadi pada 28-30 April. Jadi sudah seharusnya kita manage jalur ini agar lancar," ucapnya. 

Menhub menghimbau pada masyarakat untuk tidak mudik saat puncak arus mudik. Masyarakat diharapkan bisa mudik lebih awal, yakni sebelum tanggal 28 April. 

"Selain itu kami minta agar pemudik tidak menggunakan sepeda motor, karena itu membahayakan. Selain jarak terlalu jauh dan meletihkan, banyak kecelakaan terjadi pada pemudik sepeda motor. Pemerintah sudah menyediakan angkutan mudik gratis, termasuk untuk sepeda motor, jadi tolong dimanfaatkan," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi kemacetan di Gerbang Tol Kalikangkung dengan adanya kebijakan one way di jalan tol trans Jawa itu. Lewat persiapan yang baik, Gubernur yakin, Jawa Tengah siap menerima limpahan pemudik lebaran. 

Hal itu disampaikan saat mendampingi Menteri Perhubungan dan Menko bidang Pembangunan SDM saat peninjauan Tol Kalikangkung, Sabtu (23/4). Dalam kesempatan itu, ia mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan melakukan skenario-skenario. 

"Kami sudah siapkan jalur selatan. Saya akan ikut promosikan jalur itu, agar semua tidak menumpuk di jalan tol ini. Besok saya akan keliling untuk melihat jalur selatan, agar publik tahu bahwa jalur selatan juga nyaman," katanya. 

Ganjar juga sudah memerintahkan bupati/wali kota yang ada di jalur selatan untuk mempersiapkan dengan matang. Sejumlah kebutuhan pemudik seperti BBM, kuliner, dan rest area harus disiapkan. 

"Kami juga diminta mengatur lalulintas, jalur alternatif, siaga bencana dan dukungan kesehatan serta lainnya. Pesan Pak Menko PMK tadi bagus, orang mudik itu bahagia dan ingin senang, maka harus dilayani dengan baik," jelasnya. 

Selain itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan sejumlah jalur alternatif. Jalur itu akan digunakan saat terjadi penumpukan kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung. 

"Beberapa jalur alternatif sudah kami siapkan. Tadi Kakorlantas juga mengatakan sudah menyiapkan dengan komando nasional. Jika terjadi penumpukan, perintahnya langsung diurai. Maka plan A, plan B, plan C dan plan D dari pihak kepolisian sudah disiapkan," pungkasnya. 

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dari pemetaan yang dilakukan, jalur terpadat saat mudik lebaran adalah jalan tol dari Bekasi menuju Kalikangkung. Sehingga, persiapan perlu dilakukan dengan matang. 

"Prediksi kami, jumlah pemudik akan naik dibanding tahun 2019, sebesar 40 persen. Puncak pemudik diprediksikan terjadi pada 28-30 April. Jadi sudah seharusnya kita manage jalur ini agar lancar," ucapnya. 

Menhub menghimbau pada masyarakat untuk tidak mudik saat puncak arus mudik. Masyarakat diharapkan bisa mudik lebih awal, yakni sebelum tanggal 28 April. 

"Selain itu kami minta agar pemudik tidak menggunakan sepeda motor, karena itu membahayakan. Selain jarak terlalu jauh dan meletihkan, banyak kecelakaan terjadi pada pemudik sepeda motor. Pemerintah sudah menyediakan angkutan mudik gratis, termasuk untuk sepeda motor, jadi tolong dimanfaatkan," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu