Follow Us :              

Bukan Cuma Bus, Pemprov Jateng Juga Fasilitasi Kereta Untuk Balik Gratis Masyarakat

  08 May 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 425 
Kategori :
Bagikan :


Bukan Cuma Bus, Pemprov Jateng Juga Fasilitasi Kereta Untuk Balik Gratis Masyarakat

08 May 2022 | 10:00:00 | dibaca : 425
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno melepas keberangkatan angkutan balik gratis Pemprov Jateng 2022 di Stasiun Poncol Semarang, Minggu (8/5/2022). Sekitar 424 peserta balik rantau gratis dari berbagai daerah di Jawa Tengah, diberangkatkan menggunakan KA Tawang Jaya tujuan Stasiun Pasar Senen Jakarta. 

Sekda didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng KH Ahmad Darodji, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, Kepala Daop IV Semarang, serta pejabat terkait lain, berkeliling gerbong untuk mengecek kesiapan pemberangkatan. Terlihat sesekali mereka berbincang dengan sejumlah penumpang dan menanyakan kesan mereka pada program ini. 

"Pagi ini kita akan memberangkatkan masyarakat yang kemarin mudik ke Jateng dan sekarang kembali lagi ke Jakarta, menggunakan empat gerbong kereta api," kata Sekda di sela acara pemberangkatan kereta api. 

Ia juga menjelaskan, program mudik dan balik gratis ini merupakan upaya Pemprov Jateng memfasilitasi warganya, yang akan pulang ke kampung halaman atau kembali ke daerah rantau menggunakan moda bus, kapal laut, dan kereta api. Menurutnya, mudik dan balik menggunakan moda transportasi kereta api, selain lebih nyaman dan lancar, serta juga dapat mengurangi kemacetan kendaraan di jalan raya. 

"Mudik dan balik gratis ini, terselenggara berkat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan berbagai pihak. Termasuk dengan Baznas Jateng, Bank Jateng, dan instansi lainnya," katanya. 

Jumlah peserta mudik dan balik gratis Pemprov Jateng 2022, lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19. Hal itu akibat persiapan yang mendadak karena pertimbangan Covid-19 serta pemerintah kabupaten/kota juga tidak menganggarkan dana untuk penyelenggaraan mudik dan balik gratis Lebaran 2022. 

"Meskipun persiapan mendadak, namun banyak stakeholder yang berpartisipasi. Sehingga hari ini kita bisa memberangkatkan empat gerbong dengan kapasitas 106 penumpang per gerbong atau sebanyak 424 orang menuju Jakarta," bebernya. 

Salah seorang peserta balik gratis, Safiq, mengatakan sangat senang adanya program mudik dan balik gratis tersebut. 

"Saya sangat terbantu adanya program mudik dan balik gratis ini. Apalagi harga tiket transportasi umum naik semua, jadi terbantu dengan mudik gratis," ujar warga Kudus yang bekerja di perusahaan otomotif di wilayah Jakarta itu. 

Menurut dia, pendaftaran menjadi peserta mudik dan balik gratis Pemprov Jateng tidak sulit. Setelah mendaftar secara online, calon peserta akan mendapat balasan dan informasi tentang jadwal keberangkatan melalui whatsApp. Dengan adanya kemudahan ini, membuat calon peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, bisa menjadi calon peserta mudik dan balik gratis.


Bagikan :

SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno melepas keberangkatan angkutan balik gratis Pemprov Jateng 2022 di Stasiun Poncol Semarang, Minggu (8/5/2022). Sekitar 424 peserta balik rantau gratis dari berbagai daerah di Jawa Tengah, diberangkatkan menggunakan KA Tawang Jaya tujuan Stasiun Pasar Senen Jakarta. 

Sekda didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng KH Ahmad Darodji, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, Kepala Daop IV Semarang, serta pejabat terkait lain, berkeliling gerbong untuk mengecek kesiapan pemberangkatan. Terlihat sesekali mereka berbincang dengan sejumlah penumpang dan menanyakan kesan mereka pada program ini. 

"Pagi ini kita akan memberangkatkan masyarakat yang kemarin mudik ke Jateng dan sekarang kembali lagi ke Jakarta, menggunakan empat gerbong kereta api," kata Sekda di sela acara pemberangkatan kereta api. 

Ia juga menjelaskan, program mudik dan balik gratis ini merupakan upaya Pemprov Jateng memfasilitasi warganya, yang akan pulang ke kampung halaman atau kembali ke daerah rantau menggunakan moda bus, kapal laut, dan kereta api. Menurutnya, mudik dan balik menggunakan moda transportasi kereta api, selain lebih nyaman dan lancar, serta juga dapat mengurangi kemacetan kendaraan di jalan raya. 

"Mudik dan balik gratis ini, terselenggara berkat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan berbagai pihak. Termasuk dengan Baznas Jateng, Bank Jateng, dan instansi lainnya," katanya. 

Jumlah peserta mudik dan balik gratis Pemprov Jateng 2022, lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19. Hal itu akibat persiapan yang mendadak karena pertimbangan Covid-19 serta pemerintah kabupaten/kota juga tidak menganggarkan dana untuk penyelenggaraan mudik dan balik gratis Lebaran 2022. 

"Meskipun persiapan mendadak, namun banyak stakeholder yang berpartisipasi. Sehingga hari ini kita bisa memberangkatkan empat gerbong dengan kapasitas 106 penumpang per gerbong atau sebanyak 424 orang menuju Jakarta," bebernya. 

Salah seorang peserta balik gratis, Safiq, mengatakan sangat senang adanya program mudik dan balik gratis tersebut. 

"Saya sangat terbantu adanya program mudik dan balik gratis ini. Apalagi harga tiket transportasi umum naik semua, jadi terbantu dengan mudik gratis," ujar warga Kudus yang bekerja di perusahaan otomotif di wilayah Jakarta itu. 

Menurut dia, pendaftaran menjadi peserta mudik dan balik gratis Pemprov Jateng tidak sulit. Setelah mendaftar secara online, calon peserta akan mendapat balasan dan informasi tentang jadwal keberangkatan melalui whatsApp. Dengan adanya kemudahan ini, membuat calon peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, bisa menjadi calon peserta mudik dan balik gratis.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu