Follow Us :              

Jateng-Korsel Tingkatkan Kerjasama SDM Industri Batang

  09 June 2022  |   08:00:00  |   dibaca : 390 
Kategori :
Bagikan :


Jateng-Korsel Tingkatkan Kerjasama SDM Industri Batang

09 June 2022 | 08:00:00 | dibaca : 390
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Kunjungan Presiden Joko Widodo, Rabu (8/6) ke Batang untuk meresmikan pembangunan perusahaan batu baterai LG, didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Duta Besar Republik Korea Selatan untuk Indonesia. 

ParkTae-sung menyatakan komitmennya untuk membantu memberikan peningkatan kualitas sumberdaya manusia Jateng, khususnya siswa SMK. Hal tersebut disampaikan Park Tae-sung saat menemui Ganjar Pranowo di rumah dinas, Kamis (9/6). 

Park Tae-sung yang menyebut Ganjar sabagai sahabat lama, mengaku senang bisa bertemu dan membahas kerjasama lebih jauh lagi. Terutama detail kolaborasi dari investasi sebesar 9,8 miliar USD atau Rp 142 Triliun. Kepada Ganjar dia menuturkan beberapa kendala yang dihadapi dalam masa pembangunan. Paling terasa adalah kendala infrastruktur. 

“Untuk itu kami mohon dukungan dan perhatian, supaya bisa berjalan baik. Dan saya juga yakin, dengan kerjasama ini kita bisa menghasilkan manfaat yang baik secara ekonomi untuk Batang dan Jawa Tengah,” kata Park Tae-sung. 

Dalam kesempatan itu, Ganjar Pranowo menyampaikan keinginannya menjalin kerjasama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Secara khusus Ganjar menyebut pengembangan tersebut diarahkan bagi sekolah vokasi. Mereka diharapkan bisa menjadi solusi kebutuhan tenaga kerja di bidang industri. Peningkatan SDM salah satunya lewat pelatihan bahasa Korea. 

“Maka mungkin kita minta bantuan dari kedutaan, agar ada sistem yang nanti kita ciptakan untuk bisa hadirkan native speaker  (penutur asli) untuk pelajar yang kita siapkan jadi man power ke industri yang ada di Batang,” kata Ganjar. 

Usulan ini langsung mendapat dukungan dari Dubes Park Tae-sung. Dubes Park juga sependapat bahwa sekolah vokasi akan sangat bermanfaat pada industri. “Kami sepandangan dan akan mendukung penuh untuk itu. Setahu kami pemberdayaan SDM juga penting tidak hanya industri baterai tapi untuk industri lain juga. Nanti bisa kita upayakan dengan jarak jauh,” jelas Park. 

Kerjasama juga tidak hanya pada sektor ekonomi dan pengembangan SDM, Ganjar  mengusulkan ajakan kepada warga Korea di Jateng untuk turut terlibat dalam perayaan HUT Jateng pada Agustus mendatang. “Saya mau undang mereka nanti di ulang tahun Jawa Tengah bulan Agustus. Kalau kita bisa buat pertunjukkan bersama apapun itu apakah pameran dagang, apakah kemudian seni budaya tentu ini akan meningkatkan kerjasama indonesia korea,” tandasnya. 

Ajakan tidak terduga ini membuat Park terperanjat, sekaligus gembira. Ia mengapresiasi usulan Ganjar tersebut. Menurutnya kedekatan antar negara memang sebaiknya tidak hanya sisi bisnis saja, tapi juga kebudayaan. “Itu sangat menarik dan kami menantikan undangan tersebut. Saya juga menunggu kedatangan Pak Gubernur ke rumah saya di Menteng,” tutur Park. 

Pada kesempatan itu, secara khusus Park juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Ganjar pada warga Korea yang ada di Jateng terkait vaksinasi Covid-19. “Dulu saya juga sempat sampaikan permohonan untuk (berikan) vaksinasi warga Korea di Jateng dan ternyata direalisasikan berkat dukungan dari Pak Gubernur. Terimakasih sebesarnya pada Pak Gub,” ungkapnya.


Bagikan :

SEMARANG - Kunjungan Presiden Joko Widodo, Rabu (8/6) ke Batang untuk meresmikan pembangunan perusahaan batu baterai LG, didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Duta Besar Republik Korea Selatan untuk Indonesia. 

ParkTae-sung menyatakan komitmennya untuk membantu memberikan peningkatan kualitas sumberdaya manusia Jateng, khususnya siswa SMK. Hal tersebut disampaikan Park Tae-sung saat menemui Ganjar Pranowo di rumah dinas, Kamis (9/6). 

Park Tae-sung yang menyebut Ganjar sabagai sahabat lama, mengaku senang bisa bertemu dan membahas kerjasama lebih jauh lagi. Terutama detail kolaborasi dari investasi sebesar 9,8 miliar USD atau Rp 142 Triliun. Kepada Ganjar dia menuturkan beberapa kendala yang dihadapi dalam masa pembangunan. Paling terasa adalah kendala infrastruktur. 

“Untuk itu kami mohon dukungan dan perhatian, supaya bisa berjalan baik. Dan saya juga yakin, dengan kerjasama ini kita bisa menghasilkan manfaat yang baik secara ekonomi untuk Batang dan Jawa Tengah,” kata Park Tae-sung. 

Dalam kesempatan itu, Ganjar Pranowo menyampaikan keinginannya menjalin kerjasama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Secara khusus Ganjar menyebut pengembangan tersebut diarahkan bagi sekolah vokasi. Mereka diharapkan bisa menjadi solusi kebutuhan tenaga kerja di bidang industri. Peningkatan SDM salah satunya lewat pelatihan bahasa Korea. 

“Maka mungkin kita minta bantuan dari kedutaan, agar ada sistem yang nanti kita ciptakan untuk bisa hadirkan native speaker  (penutur asli) untuk pelajar yang kita siapkan jadi man power ke industri yang ada di Batang,” kata Ganjar. 

Usulan ini langsung mendapat dukungan dari Dubes Park Tae-sung. Dubes Park juga sependapat bahwa sekolah vokasi akan sangat bermanfaat pada industri. “Kami sepandangan dan akan mendukung penuh untuk itu. Setahu kami pemberdayaan SDM juga penting tidak hanya industri baterai tapi untuk industri lain juga. Nanti bisa kita upayakan dengan jarak jauh,” jelas Park. 

Kerjasama juga tidak hanya pada sektor ekonomi dan pengembangan SDM, Ganjar  mengusulkan ajakan kepada warga Korea di Jateng untuk turut terlibat dalam perayaan HUT Jateng pada Agustus mendatang. “Saya mau undang mereka nanti di ulang tahun Jawa Tengah bulan Agustus. Kalau kita bisa buat pertunjukkan bersama apapun itu apakah pameran dagang, apakah kemudian seni budaya tentu ini akan meningkatkan kerjasama indonesia korea,” tandasnya. 

Ajakan tidak terduga ini membuat Park terperanjat, sekaligus gembira. Ia mengapresiasi usulan Ganjar tersebut. Menurutnya kedekatan antar negara memang sebaiknya tidak hanya sisi bisnis saja, tapi juga kebudayaan. “Itu sangat menarik dan kami menantikan undangan tersebut. Saya juga menunggu kedatangan Pak Gubernur ke rumah saya di Menteng,” tutur Park. 

Pada kesempatan itu, secara khusus Park juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Ganjar pada warga Korea yang ada di Jateng terkait vaksinasi Covid-19. “Dulu saya juga sempat sampaikan permohonan untuk (berikan) vaksinasi warga Korea di Jateng dan ternyata direalisasikan berkat dukungan dari Pak Gubernur. Terimakasih sebesarnya pada Pak Gub,” ungkapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu