Follow Us :              

Tinggi, Antusias UMKM Jateng Mengurus NIB

  06 July 2022  |   13:00:00  |   dibaca : 234 
Kategori :
Bagikan :


Tinggi, Antusias UMKM Jateng Mengurus NIB

06 July 2022 | 13:00:00 | dibaca : 234
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

KARANGANYAR - Kegiatan Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB), Rabu (06/07/2022) di Museum De Tjoloemadu, menjadi ladang rezeki bagi para pelaku UMKM di Solo Raya yang langsung mendapatkan kesempatan kontrak dan order pesanan. Salah satunya Abimanyu Ramadhan, pelaku UMKM jasa pengelolaan iklan media sosial asal Wonogiri yang langsung mendapat kontrak senilai Rp 25 juta dari Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). 

Menteri Investasi/ BKPM, Bahlil Lahadalia meminta kepada Abimanyu yang merupakan UMKM binaan DPMPTSP Wonogiri, agar kementeriannya dibuatkan konten media sosial dan selanjutnya diiklankan menggunakan jasanya. 

"Karena ini (binaan) DPMPTSP Wonogiri, saya kasih kamu kontrak Rp25 juta. Bikinkan saya punya model (konten iklan) Kementerian Investasi," tutur Bahlil yang disambut senyum lepas Abimanyu dan tepuk tangan peserta acara. 

Selain Abimanyu, pelaku UMKM asal Sukoharjo, Ari Priyono juga langsung mendapat pesanan. Penyandang tuna rungu dan wicara yang memiliki keahlian membuat ukiran di rekal sejak remaja ini diminta membuat ukiran rekal oleh dari Menteri Investasi/BKPM Bahlil dan Menteri BUMN Erick Thohir, masing-masing 100 rekal. 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, turut menjadi saksi kebahagiaan pelaku UMKM yang telah mendapat NIB dan sekaligus menerima order yang nilainya lumayan. Ada sebanyak 550 NIB yang diserahkan Kementerian Investasi/ BKPM kepada para pelaku UMKM di wilayah Solo Raya. 

Sekda Sumarno membeberkan, 172 ribu lebih pelaku usaha di Jawa Tengah telah mengurus NIB dan mayoritas adalah UMKM. Angka tersebut menjadi peringkat tiga nasional. Ini menunjukkan, antusiasme pelaku usaha di Jateng untuk memiliki NIB, tinggi. 

"Jateng nomor tiga, dan ini kita dorong terus karena juga bagian upaya mendorong UMKM untuk bisa masuk di pengadaan barang dan jasa pemerintah. Karena NIB adalah titik awal untuk mengurus izin-izin yang lain," tuturnya. 

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung upaya Kementerian Investasi/ BKPM yang berkolaborasi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UKM untuk gencar menerbitkan NIB kepada pelaku UMKM. Program itu adalah bentuk kepedulian pemerintah agar usaha mereka menjadi usaha formal, karena sudah teregister di database. 

Jika para pelaku UMKM sudah terdata, lanjut Sekda, akses ke perbankan, khususnya bank milik pemerintah menjadi lebih mudah. Mereka akan gampang mendapatkan pembiayaan untuk mengembangkan usaha. Akses pemasaran produknya juga lebih luas. Salah satunya, mereka bisa ikut pengadaan barang dan jasa pemerintah. 

"Tadi kolaborasi dengan Kementerian BUMN adalah, setelah memiliki NIB, dia masuk ke database, sehingga pada saat masuk ke bank himbara (yakni) bank milik pemerintah, dia sudah tervalidasi. Dia punya akses ke perbankan. Bukan lagi yang harus divalidasi lebih lanjut, tapi istilahnya nasabah potensial dari teman-teman himbara," tutupnya.


Bagikan :

KARANGANYAR - Kegiatan Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB), Rabu (06/07/2022) di Museum De Tjoloemadu, menjadi ladang rezeki bagi para pelaku UMKM di Solo Raya yang langsung mendapatkan kesempatan kontrak dan order pesanan. Salah satunya Abimanyu Ramadhan, pelaku UMKM jasa pengelolaan iklan media sosial asal Wonogiri yang langsung mendapat kontrak senilai Rp 25 juta dari Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). 

Menteri Investasi/ BKPM, Bahlil Lahadalia meminta kepada Abimanyu yang merupakan UMKM binaan DPMPTSP Wonogiri, agar kementeriannya dibuatkan konten media sosial dan selanjutnya diiklankan menggunakan jasanya. 

"Karena ini (binaan) DPMPTSP Wonogiri, saya kasih kamu kontrak Rp25 juta. Bikinkan saya punya model (konten iklan) Kementerian Investasi," tutur Bahlil yang disambut senyum lepas Abimanyu dan tepuk tangan peserta acara. 

Selain Abimanyu, pelaku UMKM asal Sukoharjo, Ari Priyono juga langsung mendapat pesanan. Penyandang tuna rungu dan wicara yang memiliki keahlian membuat ukiran di rekal sejak remaja ini diminta membuat ukiran rekal oleh dari Menteri Investasi/BKPM Bahlil dan Menteri BUMN Erick Thohir, masing-masing 100 rekal. 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, turut menjadi saksi kebahagiaan pelaku UMKM yang telah mendapat NIB dan sekaligus menerima order yang nilainya lumayan. Ada sebanyak 550 NIB yang diserahkan Kementerian Investasi/ BKPM kepada para pelaku UMKM di wilayah Solo Raya. 

Sekda Sumarno membeberkan, 172 ribu lebih pelaku usaha di Jawa Tengah telah mengurus NIB dan mayoritas adalah UMKM. Angka tersebut menjadi peringkat tiga nasional. Ini menunjukkan, antusiasme pelaku usaha di Jateng untuk memiliki NIB, tinggi. 

"Jateng nomor tiga, dan ini kita dorong terus karena juga bagian upaya mendorong UMKM untuk bisa masuk di pengadaan barang dan jasa pemerintah. Karena NIB adalah titik awal untuk mengurus izin-izin yang lain," tuturnya. 

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung upaya Kementerian Investasi/ BKPM yang berkolaborasi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UKM untuk gencar menerbitkan NIB kepada pelaku UMKM. Program itu adalah bentuk kepedulian pemerintah agar usaha mereka menjadi usaha formal, karena sudah teregister di database. 

Jika para pelaku UMKM sudah terdata, lanjut Sekda, akses ke perbankan, khususnya bank milik pemerintah menjadi lebih mudah. Mereka akan gampang mendapatkan pembiayaan untuk mengembangkan usaha. Akses pemasaran produknya juga lebih luas. Salah satunya, mereka bisa ikut pengadaan barang dan jasa pemerintah. 

"Tadi kolaborasi dengan Kementerian BUMN adalah, setelah memiliki NIB, dia masuk ke database, sehingga pada saat masuk ke bank himbara (yakni) bank milik pemerintah, dia sudah tervalidasi. Dia punya akses ke perbankan. Bukan lagi yang harus divalidasi lebih lanjut, tapi istilahnya nasabah potensial dari teman-teman himbara," tutupnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu