Follow Us :              

Sekda Berharap Pameran Otomotif GIIAS 2022 Bawa Dampak Peningkatan Pendapatan Daerah

  23 November 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 59 
Kategori :
Bagikan :


Sekda Berharap Pameran Otomotif GIIAS 2022 Bawa Dampak Peningkatan Pendapatan Daerah

23 November 2022 | 10:00:00 | dibaca : 59
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung mulai 23 hingga 27 November 2022 di Marina Convention Center, dibuka secara resmi hari ini, Rabu (23/11). Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno bersama Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Yohannes Nangoi. 

Pada sambutannya Sekda mengucapkan terima kasih kepada GAIKINDO yang telah bersedia menyelenggarakan GIIAS di Kota Semarang. Setelah beberapa tahun diselenggarakan, baru pertama kali GIIAS singgah di Jawa Tengah. Diharapkan pameran ini bisa menjadi penggerak ekonomi dari sisi industri otomotif. 

"Dan kami juga punya pamrih Pak (Yohannes) dengan ini. Karena apa? Kita dari pemerintah provinsi itu pendapatan tertinggi, PAD tertinggi adalah dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Jadi kemarin teman-teman memang saya suruh nggeret njenengan (ajak Anda) masuk ke Semarang," ungkapnya. 

Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan GAIKINDO, menurut Sekda akan memberi dampak positif bagi kedua belah pihak. Bagi GAIKINDO, hal itu akan meningkatkan pertumbuhan industri otomotif, dan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kenaikan penjualan kendaraan tersebut akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yang bermanfaat bagi pendanaan pembangunan. 

Ketua umum GAIKINDO Yohannes Nangoi menuturkan, pihaknya bersedia menggelar pameran di Kota Semarang, bukan tanpa alasan. Salah satu pertimbangannya adalah, percepatan distribusi kendaraan bermotor di Jawa Tengah pada tahun 2021 yang terbilang tinggi. 

"Kehadiran GIIAS Semarang bukan tanpa alasan. Percepatan distribusi kendaraan bermotor di Jateng (Jawa Tengah) pada tahun 2021 mencapai 8 persen dari distribusi secara nasional," tutur Yohannes. 

Di samping itu, Jawa Tengah berada di ranking empat dalam pencapaian pertumbuhan penjualan domestik Indonesia periode 2018-2021. Catatan itu menjadikan Jawa Tengah sebagai daerah yang potensial untuk pertumbuhan industri otomotif. 

"Kami meyakini, dengan penyelenggaraan GIIAS akan mampu memberikan dorongan untuk percepatan capaian industri otomotif di Provinsi Jateng," ucapnya optimis. 

Pameran ini menyajikan kendaraan roda empat dan dua. Untuk kendaraan roda empat, ada sembilan brand mobil, yaitu Daihatsu, Honda, DFSK, Mitsubishi, Toyota, Wuling, Hyundai, Suzuki dan Mazda. Untuk kendaraan roda dua, brand yang mengikuti pameran adalah Keeway, Exotic Bike, Pasific E-Series, Polytron, United E-Motor dan Benelli. 

Produk pendukung industri otomotif juga hadir dalam pameran ini. Selain itu, bagi pengunjung yang ingin mencoba kendaraan dengan teknologi terbaru, ada area test drive yang disediakan.


Bagikan :

SEMARANG - Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung mulai 23 hingga 27 November 2022 di Marina Convention Center, dibuka secara resmi hari ini, Rabu (23/11). Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno bersama Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Yohannes Nangoi. 

Pada sambutannya Sekda mengucapkan terima kasih kepada GAIKINDO yang telah bersedia menyelenggarakan GIIAS di Kota Semarang. Setelah beberapa tahun diselenggarakan, baru pertama kali GIIAS singgah di Jawa Tengah. Diharapkan pameran ini bisa menjadi penggerak ekonomi dari sisi industri otomotif. 

"Dan kami juga punya pamrih Pak (Yohannes) dengan ini. Karena apa? Kita dari pemerintah provinsi itu pendapatan tertinggi, PAD tertinggi adalah dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Jadi kemarin teman-teman memang saya suruh nggeret njenengan (ajak Anda) masuk ke Semarang," ungkapnya. 

Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan GAIKINDO, menurut Sekda akan memberi dampak positif bagi kedua belah pihak. Bagi GAIKINDO, hal itu akan meningkatkan pertumbuhan industri otomotif, dan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kenaikan penjualan kendaraan tersebut akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yang bermanfaat bagi pendanaan pembangunan. 

Ketua umum GAIKINDO Yohannes Nangoi menuturkan, pihaknya bersedia menggelar pameran di Kota Semarang, bukan tanpa alasan. Salah satu pertimbangannya adalah, percepatan distribusi kendaraan bermotor di Jawa Tengah pada tahun 2021 yang terbilang tinggi. 

"Kehadiran GIIAS Semarang bukan tanpa alasan. Percepatan distribusi kendaraan bermotor di Jateng (Jawa Tengah) pada tahun 2021 mencapai 8 persen dari distribusi secara nasional," tutur Yohannes. 

Di samping itu, Jawa Tengah berada di ranking empat dalam pencapaian pertumbuhan penjualan domestik Indonesia periode 2018-2021. Catatan itu menjadikan Jawa Tengah sebagai daerah yang potensial untuk pertumbuhan industri otomotif. 

"Kami meyakini, dengan penyelenggaraan GIIAS akan mampu memberikan dorongan untuk percepatan capaian industri otomotif di Provinsi Jateng," ucapnya optimis. 

Pameran ini menyajikan kendaraan roda empat dan dua. Untuk kendaraan roda empat, ada sembilan brand mobil, yaitu Daihatsu, Honda, DFSK, Mitsubishi, Toyota, Wuling, Hyundai, Suzuki dan Mazda. Untuk kendaraan roda dua, brand yang mengikuti pameran adalah Keeway, Exotic Bike, Pasific E-Series, Polytron, United E-Motor dan Benelli. 

Produk pendukung industri otomotif juga hadir dalam pameran ini. Selain itu, bagi pengunjung yang ingin mencoba kendaraan dengan teknologi terbaru, ada area test drive yang disediakan.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu