Follow Us :              

Gubernur Ajak Masyarakat Bantu Pantarlih, Gubernur: 3 Menit Cukup

  14 February 2023  |   16:00:00  |   dibaca : 628 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Ajak Masyarakat Bantu Pantarlih, Gubernur: 3 Menit Cukup

14 February 2023 | 16:00:00 | dibaca : 628
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Selasa (14/2/2023), seorang petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) bernama Bagas melakukan proses coklit di rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, di Puri Gedeh. Bagas adalah petugas Pantarlih untuk Pemilu 2024 di Kota Semarang. Dengan penuh kehati-hatian, walaupun dalam kondisi grogi, ia tetap bekerja secara profesional.  

Saat bertemu Bagas, Gubernur berusaha mencairkan suasana agar petugas Pantarlih tersebut tidak tegang. “Sampeyan sudah makan belum, jangan ndredeg lho, (gemetar) nanti malah keliru nulisnya,” ucapnya berseloroh. 

Bagas datang didampingi Ketua KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom dan Ketua Bawaslu Provinsi Muhammad Amin. 

Bagas mengaku senang bisa bertemu dengan Ganjar Pranowo. “Iya tadi sempet grogi, ya ini deg-degan juga baru pertama kali. Ini baru pertama kali saya bertemu dengan Pak Ganjar. Ini untuk pengalaman saya, ya sangat bahagia sekali bisa bertemu, mencocokan data langsung milik Pak Ganjar,” katanya.

Bagas mengatakan, bisa melakukan coklit untuk Gubernur, semakin menambah semangatnya untuk dapat menyelesaikan tahapan dari rangkaian Pemilu 2024. Dia juga berharap, masyarakat akan tergugah dan membantu tahapan coklit agar dapat berjalan dengan lancar.

“Ini menjadi sebuah semangat buat temen-temen Pantarlih yang lain, dan untuk masyarakat untuk menaikkan (kesadaran memilih) di dalam pemilu,” kata pemuda yang pernah bekerja di fasilitas kesehatan di Kota Semarang itu.

Satu bulan ke depan, Bagas akan bertanggungjawab melakukan coklit terhadap 130 KK dengan total 259 data pemilih di tiga RT Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur.

“Kendalanya Pantarlih ini, karena di wilayah saya ada rumahnya yang di luar ada RT-RW, ada yang kerja. Tentu kita masalah kendala waktu aja sih untuk datang ke rumah,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengajak masyarakat khususnya di Jawa Tengah agar membantu tugas Pantarlih. “Problemnya kalau tembok atau pagarnya tinggi. Ayo bantu agar coklitnya bisa cepat berjalan dan kemudian nanti semua bisa gunakan hak pilih,” katanya.

Gubernur meyakinkan, proses coklit tidak memakan waktu lama. Hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit. Masyarakat hanya tinggal meluangkan waktunya sebentar, serta menyiapkan KTP dan Kartu Keluarga.

“Inilah pencocokan dan penelitiannya. Tidak sulit, gampang sekali dan waktunya saya kira nggak akan lebih dari tiga menit, kalau kita sudah menyiapkan. Maka siapkan KTP-mu, siapkan KK-mu dan berikan data yang paling benar,” tandasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Selasa (14/2/2023), seorang petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) bernama Bagas melakukan proses coklit di rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, di Puri Gedeh. Bagas adalah petugas Pantarlih untuk Pemilu 2024 di Kota Semarang. Dengan penuh kehati-hatian, walaupun dalam kondisi grogi, ia tetap bekerja secara profesional.  

Saat bertemu Bagas, Gubernur berusaha mencairkan suasana agar petugas Pantarlih tersebut tidak tegang. “Sampeyan sudah makan belum, jangan ndredeg lho, (gemetar) nanti malah keliru nulisnya,” ucapnya berseloroh. 

Bagas datang didampingi Ketua KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom dan Ketua Bawaslu Provinsi Muhammad Amin. 

Bagas mengaku senang bisa bertemu dengan Ganjar Pranowo. “Iya tadi sempet grogi, ya ini deg-degan juga baru pertama kali. Ini baru pertama kali saya bertemu dengan Pak Ganjar. Ini untuk pengalaman saya, ya sangat bahagia sekali bisa bertemu, mencocokan data langsung milik Pak Ganjar,” katanya.

Bagas mengatakan, bisa melakukan coklit untuk Gubernur, semakin menambah semangatnya untuk dapat menyelesaikan tahapan dari rangkaian Pemilu 2024. Dia juga berharap, masyarakat akan tergugah dan membantu tahapan coklit agar dapat berjalan dengan lancar.

“Ini menjadi sebuah semangat buat temen-temen Pantarlih yang lain, dan untuk masyarakat untuk menaikkan (kesadaran memilih) di dalam pemilu,” kata pemuda yang pernah bekerja di fasilitas kesehatan di Kota Semarang itu.

Satu bulan ke depan, Bagas akan bertanggungjawab melakukan coklit terhadap 130 KK dengan total 259 data pemilih di tiga RT Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur.

“Kendalanya Pantarlih ini, karena di wilayah saya ada rumahnya yang di luar ada RT-RW, ada yang kerja. Tentu kita masalah kendala waktu aja sih untuk datang ke rumah,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengajak masyarakat khususnya di Jawa Tengah agar membantu tugas Pantarlih. “Problemnya kalau tembok atau pagarnya tinggi. Ayo bantu agar coklitnya bisa cepat berjalan dan kemudian nanti semua bisa gunakan hak pilih,” katanya.

Gubernur meyakinkan, proses coklit tidak memakan waktu lama. Hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit. Masyarakat hanya tinggal meluangkan waktunya sebentar, serta menyiapkan KTP dan Kartu Keluarga.

“Inilah pencocokan dan penelitiannya. Tidak sulit, gampang sekali dan waktunya saya kira nggak akan lebih dari tiga menit, kalau kita sudah menyiapkan. Maka siapkan KTP-mu, siapkan KK-mu dan berikan data yang paling benar,” tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu