Follow Us :              

Cegah Abrasi di Daerah Pantura, Pemprov Jateng Ajak Masyarakat Tanam Berbagai Jenis Pohon

  07 February 2024  |   08:30:00  |   dibaca : 183 
Kategori :
Bagikan :


Cegah Abrasi di Daerah Pantura, Pemprov Jateng Ajak Masyarakat Tanam Berbagai Jenis Pohon

07 February 2024 | 08:30:00 | dibaca : 183
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

TEGAL – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk menanam pohon di sekitar pantai utara guna mencegah terjadinya pengikisan tanah oleh air laut. 

"Menanam pohon jenis apapun itu bermanfaat, tidak harus tanaman yang bisa dikonsumsi, tetapi juga tanaman pelindung untuk menahan abrasi,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno saat mengikuti Penanaman 1.100 batang Pohon di Pantai Padaharja, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal pada Rabu, 7 Februari 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia 2024 itu, juga bertujuan untuk mempertahankan daerah hilir sungai agar abrasi yang terjadi tidak makin parah.

Oleh karena itu, dibutuhkan keterlibatan semua pihak dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

Sekda menilai, aksi penanaman ribuan pohon secara serentak di berbagai provinsi merupakan momentum untuk mengajak masyarakat menanam berbagai jenis tanaman. 

"Kami berterima kasih kepada semua pihak, yang berkontribusi dalam penanaman pohon hari ini. Harapan kami, aksi menanam pohon bersama tidak bertahan sampai di sini," harapnya. 

Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Tegal, Joko Kurnianto mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mencegah abrasi di daerah pantura. 

Beberapa upaya yang dilakukan, seperti bekerja sama dengan PT Pelindo dan Pangkalan AL Tegal untuk menanam 3.500 pohon, serta mengajak masyarakat menanam 1.100 pohon cemara laut dalam rangka Hari Lahan Basah Sedunia. 

"Ini sebagai upaya untuk menjaga lingkungan hidup dan pantai kita. Pantai di Kabupaten Tegal memiliki bentangan pantai sepanjang 13 kilometer, dengan kondisi abrasi sekitar 3-4 kilometer," katanya. 

Salah satu contohnya, yaitu abrasi yang menghilangkan lahan sekitar 15 meter di belakang RSUD Suradadi Tegal.

Joko menjelaskan, penanaman pohon berguna untuk mencegah abrasi serta menahan terjangan ombak besar di kawasan Pantai Padaharja dan sekitarnya.


Bagikan :

TEGAL – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk menanam pohon di sekitar pantai utara guna mencegah terjadinya pengikisan tanah oleh air laut. 

"Menanam pohon jenis apapun itu bermanfaat, tidak harus tanaman yang bisa dikonsumsi, tetapi juga tanaman pelindung untuk menahan abrasi,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno saat mengikuti Penanaman 1.100 batang Pohon di Pantai Padaharja, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal pada Rabu, 7 Februari 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia 2024 itu, juga bertujuan untuk mempertahankan daerah hilir sungai agar abrasi yang terjadi tidak makin parah.

Oleh karena itu, dibutuhkan keterlibatan semua pihak dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

Sekda menilai, aksi penanaman ribuan pohon secara serentak di berbagai provinsi merupakan momentum untuk mengajak masyarakat menanam berbagai jenis tanaman. 

"Kami berterima kasih kepada semua pihak, yang berkontribusi dalam penanaman pohon hari ini. Harapan kami, aksi menanam pohon bersama tidak bertahan sampai di sini," harapnya. 

Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Tegal, Joko Kurnianto mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mencegah abrasi di daerah pantura. 

Beberapa upaya yang dilakukan, seperti bekerja sama dengan PT Pelindo dan Pangkalan AL Tegal untuk menanam 3.500 pohon, serta mengajak masyarakat menanam 1.100 pohon cemara laut dalam rangka Hari Lahan Basah Sedunia. 

"Ini sebagai upaya untuk menjaga lingkungan hidup dan pantai kita. Pantai di Kabupaten Tegal memiliki bentangan pantai sepanjang 13 kilometer, dengan kondisi abrasi sekitar 3-4 kilometer," katanya. 

Salah satu contohnya, yaitu abrasi yang menghilangkan lahan sekitar 15 meter di belakang RSUD Suradadi Tegal.

Joko menjelaskan, penanaman pohon berguna untuk mencegah abrasi serta menahan terjangan ombak besar di kawasan Pantai Padaharja dan sekitarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu