Follow Us :              

Gubernur Ajak Pesantren dan Ulama di Jateng Sebarkan Pesan Damai kepada Masyarakat

  09 September 2025  |   08:30:00  |   dibaca : 341 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Ajak Pesantren dan Ulama di Jateng Sebarkan Pesan Damai kepada Masyarakat

09 September 2025 | 08:30:00 | dibaca : 341
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

KEBUMEN – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menilai, pondok pesantren dan ulama di Jateng, memiliki peran penting dalam menyebarkan pesan kedamaian kepada masyarakat, di tengah dinamika sosial yang terjadi akhir-akhir ini. 

Hal itu disampaikannya di hadapan ribuan jemaah Jam'iyyah Thoriqoh Syadziliyyah Pondok Pesantren Al Falah Sumberadi, Kabupaten Kebumen pada Selasa, 9 September 2025.

Pada kesempatan itu, ia berpesan agar ulama, santri, dan jemaah jam'iyyah thoriqoh ikut memancarkan kedamaian bersama-sama.

"Sebagai Gubernur saya berpesan, dari pondok pesantren mulai dari pengasuh, bu nyai, kiai, gus, sampai santri, mari kita rapatkan barisan untuk memberikan suatu penerangan yang menyejukkan kepada masyarakat," ujar Gubernur. 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan di Jateng membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat. Hal ini tentunya dapat diwujudkan dengan adanya keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakatnya.

"Pancarkan pesan-pesan kedamaian kepada keluarganya, kepada masyarakatnya, kepada kampungnya di seluruh Jawa Tengah. Kalau perlu termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, dan seluruh Indonesia, sehingga kita mempunyai daerah yang gemah ripah loh jinawi (tenteram, makmur, dan sangat subur tanahnya), tata tentrem kerta raharja (tertib, tenteram, sejahtera, dan berkecukupan segala sesuatunya), serta baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur (negeri yang baik dengan Rabb yang maha pengampun)," kata Gubernur.

Dalam acara yang turut dihadiri oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani; Wakil Bupati Kebumen, Zaenal Miftah; serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kebumen ini, Gubernur menegaskan pentingnya peran pemerintah dan para pemimpin dalam memberikan wadah seluas-luasnya untuk melayani masyarakat.

Sementara itu, Ketua Koordinator Pusat Jam'iyyah Thoriqoh Syadziliyyah Pondok Pesantren Al Falah Sumberadi, K.H. Muh Zulvian Ikfina Musyaffa, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas kehadirannya dalam acara haul tersebut. Ia juga mengajak para jemaah untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi.

"Mari kita bersama-sama ikut berkontribusi menjaga kondusivitas dan membangun Indonesia. Selaras dengan jargon Gubernur Ahmad Luthfi, Ngopeni Nglakoni," katanya.

Adapun acara Maulid Akbar dan Haul ke-7 Al Maghfurlah K.H. Musyaffa Ali ini, dihadiri oleh ribuan jemaah Jam'iyyah Thoriqoh Syadziliyyah Pondok Pesantren Al Falah yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, bahkan dari Jawa Barat dan provinsi lainnya.


Bagikan :

KEBUMEN – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menilai, pondok pesantren dan ulama di Jateng, memiliki peran penting dalam menyebarkan pesan kedamaian kepada masyarakat, di tengah dinamika sosial yang terjadi akhir-akhir ini. 

Hal itu disampaikannya di hadapan ribuan jemaah Jam'iyyah Thoriqoh Syadziliyyah Pondok Pesantren Al Falah Sumberadi, Kabupaten Kebumen pada Selasa, 9 September 2025.

Pada kesempatan itu, ia berpesan agar ulama, santri, dan jemaah jam'iyyah thoriqoh ikut memancarkan kedamaian bersama-sama.

"Sebagai Gubernur saya berpesan, dari pondok pesantren mulai dari pengasuh, bu nyai, kiai, gus, sampai santri, mari kita rapatkan barisan untuk memberikan suatu penerangan yang menyejukkan kepada masyarakat," ujar Gubernur. 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan di Jateng membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat. Hal ini tentunya dapat diwujudkan dengan adanya keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakatnya.

"Pancarkan pesan-pesan kedamaian kepada keluarganya, kepada masyarakatnya, kepada kampungnya di seluruh Jawa Tengah. Kalau perlu termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, dan seluruh Indonesia, sehingga kita mempunyai daerah yang gemah ripah loh jinawi (tenteram, makmur, dan sangat subur tanahnya), tata tentrem kerta raharja (tertib, tenteram, sejahtera, dan berkecukupan segala sesuatunya), serta baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur (negeri yang baik dengan Rabb yang maha pengampun)," kata Gubernur.

Dalam acara yang turut dihadiri oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani; Wakil Bupati Kebumen, Zaenal Miftah; serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kebumen ini, Gubernur menegaskan pentingnya peran pemerintah dan para pemimpin dalam memberikan wadah seluas-luasnya untuk melayani masyarakat.

Sementara itu, Ketua Koordinator Pusat Jam'iyyah Thoriqoh Syadziliyyah Pondok Pesantren Al Falah Sumberadi, K.H. Muh Zulvian Ikfina Musyaffa, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas kehadirannya dalam acara haul tersebut. Ia juga mengajak para jemaah untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi.

"Mari kita bersama-sama ikut berkontribusi menjaga kondusivitas dan membangun Indonesia. Selaras dengan jargon Gubernur Ahmad Luthfi, Ngopeni Nglakoni," katanya.

Adapun acara Maulid Akbar dan Haul ke-7 Al Maghfurlah K.H. Musyaffa Ali ini, dihadiri oleh ribuan jemaah Jam'iyyah Thoriqoh Syadziliyyah Pondok Pesantren Al Falah yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, bahkan dari Jawa Barat dan provinsi lainnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu