Follow Us :              

Gubernur Dorong Industri Jasa Keuangan Gerakkan Ekonomi Desa

  16 September 2025  |   08:00:00  |   dibaca : 278 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Dorong Industri Jasa Keuangan Gerakkan Ekonomi Desa

16 September 2025 | 08:00:00 | dibaca : 278
Kategori :
Bagikan :

Foto : Gholib (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Gholib (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mendorong Industri Jasa Keuangan (IJK) untuk ikut menggerakkan perekonomian berbasis desa, melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok usaha bersama, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Jasa keuangan bisa melakukan relaksasi (kredit) kepada masyarakat di desa-desa, termasuk perbantuan keuangan (bagi) UMKM, yang di Jawa Tengah (jumlahnya) hampir 4,2 juta (UMKM),” ucapnya usai menghadiri acara Evaluasi Kinerja IJK Jawa Tengah Semester I di Hotel Gumaya, Kota Semarang pada Selasa, 16 September 2025.

Selain UMKM, perekonomian di desa juga digerakkan melalui Koperasi Desa Merah Putih. Hingga kini, sudah ada 8.520 Koperasi Merah Putih di Jateng yang sudah berbadan hukum. Bahkan, beberapa koperasi sudah memiliki tujuh gerai lengkap. 

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan II 2025 sebesar 5,28% atau lebih tinggi dari rata-rata nasional. Maka dari itu, capaian ini harus dipertahankan dan ditingkatkan, salah satunya dengan menggerakkan perekonomian dari tingkat desa.

Terkait dengan Evaluasi Kinerja IJK Semester I 2025, Gubernur berharap, hal ini dapat menjadi panduan dalam rangka menumbuhkembangkan perekonomian di wilayahnya. 

"Ini penting. Evaluasi hari ini, nantinya akan membantu pengembangan ekonomi di tempat kita," katanya.

Ketua Dewan Audit sekaligus Anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sophia Wattimena, mengatakan, evaluasi kinerja IJK ini dinilai penting untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisitas dengan pemerintah daerah. Selain itu, ia juga mendorong agar IJK mendukung program-program prioritas pemerintah. 

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menambahkan OJK dan seluruh IJK akan mendukung penuh visi misi Pemprov Jateng dalam menggerakkan roda perekonomian dari tingkat desa.

"OJK akan support penuh program Gubernur tentang pembangunan ekonomi berbasis desa," katanya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mendorong Industri Jasa Keuangan (IJK) untuk ikut menggerakkan perekonomian berbasis desa, melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok usaha bersama, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Jasa keuangan bisa melakukan relaksasi (kredit) kepada masyarakat di desa-desa, termasuk perbantuan keuangan (bagi) UMKM, yang di Jawa Tengah (jumlahnya) hampir 4,2 juta (UMKM),” ucapnya usai menghadiri acara Evaluasi Kinerja IJK Jawa Tengah Semester I di Hotel Gumaya, Kota Semarang pada Selasa, 16 September 2025.

Selain UMKM, perekonomian di desa juga digerakkan melalui Koperasi Desa Merah Putih. Hingga kini, sudah ada 8.520 Koperasi Merah Putih di Jateng yang sudah berbadan hukum. Bahkan, beberapa koperasi sudah memiliki tujuh gerai lengkap. 

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan II 2025 sebesar 5,28% atau lebih tinggi dari rata-rata nasional. Maka dari itu, capaian ini harus dipertahankan dan ditingkatkan, salah satunya dengan menggerakkan perekonomian dari tingkat desa.

Terkait dengan Evaluasi Kinerja IJK Semester I 2025, Gubernur berharap, hal ini dapat menjadi panduan dalam rangka menumbuhkembangkan perekonomian di wilayahnya. 

"Ini penting. Evaluasi hari ini, nantinya akan membantu pengembangan ekonomi di tempat kita," katanya.

Ketua Dewan Audit sekaligus Anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sophia Wattimena, mengatakan, evaluasi kinerja IJK ini dinilai penting untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisitas dengan pemerintah daerah. Selain itu, ia juga mendorong agar IJK mendukung program-program prioritas pemerintah. 

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menambahkan OJK dan seluruh IJK akan mendukung penuh visi misi Pemprov Jateng dalam menggerakkan roda perekonomian dari tingkat desa.

"OJK akan support penuh program Gubernur tentang pembangunan ekonomi berbasis desa," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu