Foto : Vivi (Humas Jateng)
Foto : Vivi (Humas Jateng)
SEMARANG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran strategis dalam menjaga integritas keluarga, termasuk suami para anggota DWP yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN).
Hal itu disampaikannya dalam Resepsi Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Wisma Perdamaian, Kota Semarang pada Selasa, 9 Desember 2026.
Sekda menilai, snggota DWP yang merupakan istri ASN tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga memiliki tugas penting dalam membentuk karakter generasi penerus, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
“Peran utama DWP adalah menjadi penyeimbang bagi suami yang menjadi ASN. Bagaimana supaya suami bisa menjalankan amanah dengan baik dan menjaga integritas, karena kinerja suami ini juga ada hubungannya dengan tuntutan para istri,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Sekda meminta anggota DWP memahami hak-hak suami sebagai ASN, termasuk besaran dan rincian gaji yang diterima setiap bulan. Dengan pemahaman tersebut, ketika suami membawa penghasilan yang tidak biasa, istri dapat menanyakan asal-usulnya sebagai salah bentuk integritas.
“Rezeki yang dibawa pulang itu adalah rezeki yang akan kita nafkahkan kepada anak-anak kita. Tentu saja dimulai dengan yang bersih. Kalau memang bukan haknya, tolong diingatkan,” katanya.
Peran lain DWP yang tidak kalah penting, salah satunya adalah kontribusi bagi pembangunan, di antaranya mengajak berolahraga untuk menerapkan pola hidup sehat, hingga mengawasi anak menggunakan gadget di era digital.
Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah, Wahyu Indah Sumarno, menyampaikan bahwa peringatan HUT DWP 2025 mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”.
Menurutnya, tema tersebut selaras dengan agenda besar pembangunan nasional yang menargetkan lahirnya generasi unggul, sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global.
“Mari kita wujudkan lingkungan yang sehat, harmonis, dan berkarakter, sehingga dari situlah nilai kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, dan semangat belajar ditanamkan sejak dini,” ajaknya.
Resepsi HUT ke-26 DWP Tingkat Jawa Tengah ini diikuti oleh anggota DWP dari kabupaten dan kota, dinas, serta instansi di lingkungan Pemprov Jateng.
SEMARANG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran strategis dalam menjaga integritas keluarga, termasuk suami para anggota DWP yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN).
Hal itu disampaikannya dalam Resepsi Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Wisma Perdamaian, Kota Semarang pada Selasa, 9 Desember 2026.
Sekda menilai, snggota DWP yang merupakan istri ASN tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga memiliki tugas penting dalam membentuk karakter generasi penerus, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
“Peran utama DWP adalah menjadi penyeimbang bagi suami yang menjadi ASN. Bagaimana supaya suami bisa menjalankan amanah dengan baik dan menjaga integritas, karena kinerja suami ini juga ada hubungannya dengan tuntutan para istri,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Sekda meminta anggota DWP memahami hak-hak suami sebagai ASN, termasuk besaran dan rincian gaji yang diterima setiap bulan. Dengan pemahaman tersebut, ketika suami membawa penghasilan yang tidak biasa, istri dapat menanyakan asal-usulnya sebagai salah bentuk integritas.
“Rezeki yang dibawa pulang itu adalah rezeki yang akan kita nafkahkan kepada anak-anak kita. Tentu saja dimulai dengan yang bersih. Kalau memang bukan haknya, tolong diingatkan,” katanya.
Peran lain DWP yang tidak kalah penting, salah satunya adalah kontribusi bagi pembangunan, di antaranya mengajak berolahraga untuk menerapkan pola hidup sehat, hingga mengawasi anak menggunakan gadget di era digital.
Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah, Wahyu Indah Sumarno, menyampaikan bahwa peringatan HUT DWP 2025 mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”.
Menurutnya, tema tersebut selaras dengan agenda besar pembangunan nasional yang menargetkan lahirnya generasi unggul, sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global.
“Mari kita wujudkan lingkungan yang sehat, harmonis, dan berkarakter, sehingga dari situlah nilai kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, dan semangat belajar ditanamkan sejak dini,” ajaknya.
Resepsi HUT ke-26 DWP Tingkat Jawa Tengah ini diikuti oleh anggota DWP dari kabupaten dan kota, dinas, serta instansi di lingkungan Pemprov Jateng.
Berita Terbaru