Follow Us :              

Sinergi Pemerintah-Ulama, Gubernur dan Gus Yusuf Bahas Upaya Penuntasan Kemiskinan

  06 April 2026  |   08:00:00  |   dibaca : 88 
Kategori :
Bagikan :


Sinergi Pemerintah-Ulama, Gubernur dan Gus Yusuf Bahas Upaya Penuntasan Kemiskinan

06 April 2026 | 08:00:00 | dibaca : 88
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

KAB MAGELANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., bersilaturahmi ke kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, K.H. Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) di Kabupaten Magelang pada Senin, 6 April 2026.

Silaturahmi menjadi salah satu cara untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Begitu tiba di lokasi, Gubernur langsung disambut oleh Gus Yusuf. Jabat tangan dan pelukan erat langsung mengiringi pertemuan dua tokoh di Jawa Tengah tersebut. 

Selama pertemuan, Gubernur dan Gus Yusuf membicarakan banyak hal, di antaranya terkait arah pembangunan dan upaya pengentasan kemiskinan di Jateng.

Gubernur mengatakan, penuntasan kemiskinan di Jateng harus dilakukan secara terpola, serta tidak bisa serampangan dan berjalan sendiri-sendiri. Ia juga menyampaikan, parameter kemiskinan bukan hanya masalah perut dan tempat tinggal yang layak.

"Tetapi juga menyangkut pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lainnya. Tidak bisa kita hanya bantu perbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) saja, kita harus intervensi sektor lainnya," katanya.

Gus Yusuf sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur. Sosok ulama yang juga berkecimpung di dunia politik itu sangat memahami persoalan yang dihadapi dalam upaya penuntasan kemiskinan.

Dalam pertemuan tersebut, ia juga berdiskusi dengan Gubernur tentang antisipasi cadangan minyak di tengah gejolak yang terjadi di Timur Tengah. 

Menanggapi pertanyaan itu, Gubernur mengatakan bahwa stok BBM di Jateng masih aman. Terkait dengan harga, hal itu menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun, Pemerintah Provinsi Jateng juga berupaya melakukan langkah-langkah antisipasi terkait persoalan tersebut.


Bagikan :

KAB MAGELANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., bersilaturahmi ke kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, K.H. Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) di Kabupaten Magelang pada Senin, 6 April 2026.

Silaturahmi menjadi salah satu cara untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Begitu tiba di lokasi, Gubernur langsung disambut oleh Gus Yusuf. Jabat tangan dan pelukan erat langsung mengiringi pertemuan dua tokoh di Jawa Tengah tersebut. 

Selama pertemuan, Gubernur dan Gus Yusuf membicarakan banyak hal, di antaranya terkait arah pembangunan dan upaya pengentasan kemiskinan di Jateng.

Gubernur mengatakan, penuntasan kemiskinan di Jateng harus dilakukan secara terpola, serta tidak bisa serampangan dan berjalan sendiri-sendiri. Ia juga menyampaikan, parameter kemiskinan bukan hanya masalah perut dan tempat tinggal yang layak.

"Tetapi juga menyangkut pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lainnya. Tidak bisa kita hanya bantu perbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) saja, kita harus intervensi sektor lainnya," katanya.

Gus Yusuf sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur. Sosok ulama yang juga berkecimpung di dunia politik itu sangat memahami persoalan yang dihadapi dalam upaya penuntasan kemiskinan.

Dalam pertemuan tersebut, ia juga berdiskusi dengan Gubernur tentang antisipasi cadangan minyak di tengah gejolak yang terjadi di Timur Tengah. 

Menanggapi pertanyaan itu, Gubernur mengatakan bahwa stok BBM di Jateng masih aman. Terkait dengan harga, hal itu menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun, Pemerintah Provinsi Jateng juga berupaya melakukan langkah-langkah antisipasi terkait persoalan tersebut.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu