Follow Us :              

Bus Trans Jateng akan Tambah Koridor pada 2027, Rute Baru Layani Wilayah Gelangmanggung

  03 June 2026  |   12:30:00  |   dibaca : 1890 
Kategori :
Bagikan :


Bus Trans Jateng akan Tambah Koridor pada 2027, Rute Baru Layani Wilayah Gelangmanggung

03 June 2026 | 12:30:00 | dibaca : 1890
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

TEMANGGUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menambah koridor baru layanan Bus Trans Jateng pada tahun 2027. Rencananya, rute baru itu akan melayani wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Temanggung (Gelangmanggung).

Hal itu menyusul adanya kesepakatan bersama antara Pemprov Jateng dengan Pemerintah Kabupaten Magelang, Pemerintah Kota Magelang, dan Pemkab Temanggung. 

Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K.; Bupati Magelang, Grengseng Pamuji; Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono; dan Bupati Temanggung, Agus Setyawan, di Pendopo Kabupaten Temanggung pada Rabu, 3 Juni 2026.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama yang telah disepakati pada 14 Januari 2026 untuk memperkuat integrasi layanan transportasi antardaerah, sekaligus menjadi pedoman penyelenggaraan layanan Angkutan Aglomerasi Perkotaan, melalui sinkronisasi program, dukungan pembiayaan, pengembangan layanan yang terintegrasi dengan angkutan pengumpan (feeder), serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung oleh para pihak sesuai kewenangannya.

"Kesepakatan bersama ini untuk mengetahui peran masing-masing (daerah)," ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, saat ditemui di Pendopo Kabupaten Temanggung.

Layanan baru ini direncanakan melayani rute Kabupaten Temanggung–Kota Magelang–Kabupaten Magelang (pulang-pergi) dengan 14 armada bus. Jam operasional pukul 05.00–19.00 WIB, dan headway (jarak antarbus) berkisar 15–20 menit. Layanan ini ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2027.

Ka Dishub menyampaikan, layanan Trans Jateng di Gelangmanggung akan menghidupkan kembali sistem transportasi terintegrasi secara subregional maupun nasional. Saat ini, sudah ada koridor Trans Jateng Magelang-Purworejo yang terhubung dengan sistem transportasi nasional, yaitu kereta api. Selain itu, layanan ini membangun kembali sistem transportasi lokal yang terintegrasi dari kota hingga pedesaan.

"Kabupaten dan Kota Magelang punya angkutan sekolah gratis, ini akan kami integrasi dengan Trans Jateng. Rute ke tempat wisata juga akan diintegrasikan," jelasnya.

Hingga kini, Trans Jateng sudah beroperasi di 7 koridor dengan total armada 115 unit bus. Adapun 7 koridor tersebut berada di 4 wilayah pengembangan (WP), yaitu Kendal, Demak, Ungaran (Kabupaten Semarang), Kota Semarang, Purwodadi (Kedungsepur); Solo Raya; Banyumas Raya; dan Purworejo-Magelang.


Bagikan :

TEMANGGUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menambah koridor baru layanan Bus Trans Jateng pada tahun 2027. Rencananya, rute baru itu akan melayani wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Temanggung (Gelangmanggung).

Hal itu menyusul adanya kesepakatan bersama antara Pemprov Jateng dengan Pemerintah Kabupaten Magelang, Pemerintah Kota Magelang, dan Pemkab Temanggung. 

Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K.; Bupati Magelang, Grengseng Pamuji; Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono; dan Bupati Temanggung, Agus Setyawan, di Pendopo Kabupaten Temanggung pada Rabu, 3 Juni 2026.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama yang telah disepakati pada 14 Januari 2026 untuk memperkuat integrasi layanan transportasi antardaerah, sekaligus menjadi pedoman penyelenggaraan layanan Angkutan Aglomerasi Perkotaan, melalui sinkronisasi program, dukungan pembiayaan, pengembangan layanan yang terintegrasi dengan angkutan pengumpan (feeder), serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung oleh para pihak sesuai kewenangannya.

"Kesepakatan bersama ini untuk mengetahui peran masing-masing (daerah)," ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, saat ditemui di Pendopo Kabupaten Temanggung.

Layanan baru ini direncanakan melayani rute Kabupaten Temanggung–Kota Magelang–Kabupaten Magelang (pulang-pergi) dengan 14 armada bus. Jam operasional pukul 05.00–19.00 WIB, dan headway (jarak antarbus) berkisar 15–20 menit. Layanan ini ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2027.

Ka Dishub menyampaikan, layanan Trans Jateng di Gelangmanggung akan menghidupkan kembali sistem transportasi terintegrasi secara subregional maupun nasional. Saat ini, sudah ada koridor Trans Jateng Magelang-Purworejo yang terhubung dengan sistem transportasi nasional, yaitu kereta api. Selain itu, layanan ini membangun kembali sistem transportasi lokal yang terintegrasi dari kota hingga pedesaan.

"Kabupaten dan Kota Magelang punya angkutan sekolah gratis, ini akan kami integrasi dengan Trans Jateng. Rute ke tempat wisata juga akan diintegrasikan," jelasnya.

Hingga kini, Trans Jateng sudah beroperasi di 7 koridor dengan total armada 115 unit bus. Adapun 7 koridor tersebut berada di 4 wilayah pengembangan (WP), yaitu Kendal, Demak, Ungaran (Kabupaten Semarang), Kota Semarang, Purwodadi (Kedungsepur); Solo Raya; Banyumas Raya; dan Purworejo-Magelang.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu