Foto : Ebron (Humas Jateng)
Foto : Ebron (Humas Jateng)
REMBANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA, SMK, dan SLB Negeri di wilayahnya harus berlangsung secara terbuka dan bebas dari praktik titipan.
Pesan tersebut disampaikan seiring dimulainya tahapan penerimaan siswa baru untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Hari ini sudah dimulai pendaftaran penerimaan siswa-siswi. Saya berharap, keterbukaan dan transparansi benar-benar terwujud, seperti yang sudah-sudah," ucapnya di sela acara Wisuda SMK Al Anwar ke-6 dan MTs Sains Al Anwar ke-1 Islamic Boarding School di Sarang, Rembang pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Menurutnya, seluruh calon peserta didik harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi. Oleh karena itu, tidak boleh ada perlakuan khusus yang mengabaikan mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan.
"Tidak ada yang namanya nitip siswa, tidak ada yang namanya nitip teman untuk bisa diterima di sekolahan. Semuanya sama dan tinggal bagaimana langkah-langkah yang sudah ditentukan pendaftaran itu dilalui," tegasnya.
Wagub mengatakan, SPMB tidak semata-mata soal diterima atau tidak di sekolah tertentu, yang lebih penting adalah memastikan setiap anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Maka dari itu, Pemprov Jateng terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah negeri agar masyarakat tidak hanya berfokus pada sejumlah sekolah yang dianggap favorit.
"Kita dorong bersama-sama agar sekolah itu benar-benar maju semua," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para orang tua terus mendampingi dan memberi semangat kepada anak-anaknya selama proses seleksi berlangsung. Ia mengatakan, kegagalan masuk ke sekolah pilihan bukanlah akhir dari kesempatan untuk meraih pendidikan yang baik.
Sebagai informasi, tahapan SPMB SMA, SMK, SLB Negeri di Jawa Tengah 2026 telah dimulai dengan pengajuan akun pada 3–12 Juni 2026. Kemudian, verifikasi dan aktivasi akun berlangsung pada 4–13 Juni 2026. Selanjutnya, pendaftaran dan pemilihan sekolah dijadwalkan pada 15–18 Juni 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 21 Juni 2026.
REMBANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA, SMK, dan SLB Negeri di wilayahnya harus berlangsung secara terbuka dan bebas dari praktik titipan.
Pesan tersebut disampaikan seiring dimulainya tahapan penerimaan siswa baru untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Hari ini sudah dimulai pendaftaran penerimaan siswa-siswi. Saya berharap, keterbukaan dan transparansi benar-benar terwujud, seperti yang sudah-sudah," ucapnya di sela acara Wisuda SMK Al Anwar ke-6 dan MTs Sains Al Anwar ke-1 Islamic Boarding School di Sarang, Rembang pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Menurutnya, seluruh calon peserta didik harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi. Oleh karena itu, tidak boleh ada perlakuan khusus yang mengabaikan mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan.
"Tidak ada yang namanya nitip siswa, tidak ada yang namanya nitip teman untuk bisa diterima di sekolahan. Semuanya sama dan tinggal bagaimana langkah-langkah yang sudah ditentukan pendaftaran itu dilalui," tegasnya.
Wagub mengatakan, SPMB tidak semata-mata soal diterima atau tidak di sekolah tertentu, yang lebih penting adalah memastikan setiap anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Maka dari itu, Pemprov Jateng terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah negeri agar masyarakat tidak hanya berfokus pada sejumlah sekolah yang dianggap favorit.
"Kita dorong bersama-sama agar sekolah itu benar-benar maju semua," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para orang tua terus mendampingi dan memberi semangat kepada anak-anaknya selama proses seleksi berlangsung. Ia mengatakan, kegagalan masuk ke sekolah pilihan bukanlah akhir dari kesempatan untuk meraih pendidikan yang baik.
Sebagai informasi, tahapan SPMB SMA, SMK, SLB Negeri di Jawa Tengah 2026 telah dimulai dengan pengajuan akun pada 3–12 Juni 2026. Kemudian, verifikasi dan aktivasi akun berlangsung pada 4–13 Juni 2026. Selanjutnya, pendaftaran dan pemilihan sekolah dijadwalkan pada 15–18 Juni 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 21 Juni 2026.
Berita Terbaru