Follow Us :              

45 Paskibraka Jateng Resmi Dikukuhkan, Wagub Tekankan Integritas dan Kedisiplinan

  15 August 2026  |   19:00:00  |   dibaca : 217 
Kategori :
Bagikan :

45 Paskibraka Jateng Resmi Dikukuhkan, Wagub Tekankan Integritas dan Kedisiplinan

15 August 2026 | 19:00:00 | dibaca : 217
Kategori :
Bagikan :

Foto : Tim Humas (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
45 Paskibraka Jateng Resmi Dikukuhkan, Wagub Tekankan Integritas dan Kedisiplinan
45 Paskibraka Jateng Resmi Dikukuhkan, Wagub Tekankan Integritas dan Kedisiplinan
45 Paskibraka Jateng Resmi Dikukuhkan, Wagub Tekankan Integritas dan Kedisiplinan
45 Paskibraka Jateng Resmi Dikukuhkan, Wagub Tekankan Integritas dan Kedisiplinan
45 Paskibraka Jateng Resmi Dikukuhkan, Wagub Tekankan Integritas dan Kedisiplinan

Foto : Tim Humas (Humas Jateng)

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Sabtu, 15 Agustus 2026. 

Paskibraka beranggotakan 45 siswa itu akan bertugas dalam upacara bendera saat peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang pada 17 Agustus 2026.

"Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini saya kukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026," ucap Wagub.

Kemudian, Wagub menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan Kendit Perintis Pemuda secara simbolik kepada Gaisan Akhtar Nabihan, perwakilan pasukan. Setelahnya, satu per satu anggota Paskibraka mencium Sang Saka Merah Putih.

Usai pengukuhan, Wagub menghampiri para Paskibraka dan mengucapkan selamat. Ia kemudian berdialog dengan mereka, mulai dari menanyakan asal daerah, sekolah, pengalaman mengikuti seleksi, hingga cita-cita.

Percakapan singkat itu menjadi kesempatan baginya untuk menitipkan pesan kepada para pelajar tersebut. 

Ia mengatakan, cita-cita mereka beragam, mulai dari ASN, jaksa, TNI, polisi, pramugari, hingga dosen. Apa pun profesi yang dipilih kelak, ia meminta mereka tetap memegang teguh integritas dan mengutamakan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami titipkan integritas, pengabdian kepada masyarakat. Yang mau jadi ASN, ya jadi ASN yang baik, memberikan pelayanan yang baik. Yang jadi TNI, polisi, termasuk yang menjadi pramugari, lalu ada yang ingin mengajar di kampus,” ucap Wagub.

Selain integritas, ia meminta para pelajar mempertahankan kedisiplinan yang telah mereka dapatkan selama mengikuti pemusatan latihan. Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya diperlukan saat menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kedisiplinan yang saat ini sudah dilatih untuk menjadi Paskibra ini harus diterapkan, dibawa ke rumah masing-masing, dan ditularkan kepada yang lain,” ujarnya.

Wagub juga berpesan agar para Paskibraka menjaga kesehatan menjelang pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.

“Jaga kesehatan, banggakan orang tua dan resapi bahwa mengibarkan bendera meneruskan perjuangan para leluhur kita,” katanya.

Salah satu Paskibraka dari SMK Negeri 1 Purworejo, Marsela Agustin, mengaku bangga dan terharu setelah resmi dikukuhkan. Menjadi Paskibraka tingkat provinsi, kata dia, merupakan sesuatu yang sebelumnya tidak disangka.

“Saya tidak menyangka dapat menjadi Paskibraka tingkat provinsi. Langkah awal yang saya lakukan dengan belajar sungguh-sungguh dan giat mengikuti ekstrakurikuler Paskibraka,” ujarnya.

Sejak mengikuti pemusatan latihan mulai 3 Agustus di Asrama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, ia mengaku mendapat banyak pengalaman. Marsela belajar tentang kedisiplinan, keberanian, ketaatan, kemandirian, hingga tanggung jawab.

“Di sana saya mempelajari banyak hal. Saya menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab. Fasilitasnya sangat bagus dan makanannya juga terjamin, bergizi, dan enak semua,” katanya.

Marsela yang merupakan putri seorang petani itu bercita-cita menjadi Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Ia mengatakan pencapaiannya sebagai Paskibraka tingkat provinsi juga menjadi kebanggaan bagi orang tuanya, khususnya sang ibu yang sejak kecil berharap dirinya dapat mewujudkan hal tersebut.

Sementara itu, Arkan Syafri Faidlurrahman, siswa MAN 1 Magelang, juga mengaku tidak menyangka bisa terpilih hingga tingkat provinsi. Ia terlebih dahulu mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten Magelang, sebelum mendapat kesempatan mewakili daerahnya di tingkat Jawa Tengah.

“Saya memiliki niat kuat, karena ingin membanggakan orang tua dan ingin menambah prestasi serta pengalaman dari diri saya sendiri,” ucapnya.

Arkan bercita-cita menjadi prajurit TNI, mengikuti jejak ayahnya. Ia bersyukur mendapat kesempatan menjadi Paskibraka tingkat provinsi dan berusaha memaksimalkan pengalaman tersebut.

Selama menjalani pemusatan latihan, Arkan mengatakan bahwa kedisiplinan menjadi bagian penting dalam kesehariannya. Ia juga mengapresiasi fasilitas yang diberikan selama pelatihan.

“Fasilitasnya sangat baik, makanannya terjaga, gizinya juga terjaga, makan teratur, lingkungan yang sehat, rapi, dan aman,” katanya.

Kini, setelah resmi dikukuhkan, 45 Paskibraka Provinsi Jawa Tengah 2026 bersiap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.

Rencananya, lebih dari 1.000 peserta akan mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota  Semarang. Para peserta upacara terdiri dari elemen masyarakat, TNI, Polri, maupun ASN Pemprov Jateng.


Bagikan :

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Sabtu, 15 Agustus 2026. 

Paskibraka beranggotakan 45 siswa itu akan bertugas dalam upacara bendera saat peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang pada 17 Agustus 2026.

"Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini saya kukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026," ucap Wagub.

Kemudian, Wagub menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan Kendit Perintis Pemuda secara simbolik kepada Gaisan Akhtar Nabihan, perwakilan pasukan. Setelahnya, satu per satu anggota Paskibraka mencium Sang Saka Merah Putih.

Usai pengukuhan, Wagub menghampiri para Paskibraka dan mengucapkan selamat. Ia kemudian berdialog dengan mereka, mulai dari menanyakan asal daerah, sekolah, pengalaman mengikuti seleksi, hingga cita-cita.

Percakapan singkat itu menjadi kesempatan baginya untuk menitipkan pesan kepada para pelajar tersebut. 

Ia mengatakan, cita-cita mereka beragam, mulai dari ASN, jaksa, TNI, polisi, pramugari, hingga dosen. Apa pun profesi yang dipilih kelak, ia meminta mereka tetap memegang teguh integritas dan mengutamakan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami titipkan integritas, pengabdian kepada masyarakat. Yang mau jadi ASN, ya jadi ASN yang baik, memberikan pelayanan yang baik. Yang jadi TNI, polisi, termasuk yang menjadi pramugari, lalu ada yang ingin mengajar di kampus,” ucap Wagub.

Selain integritas, ia meminta para pelajar mempertahankan kedisiplinan yang telah mereka dapatkan selama mengikuti pemusatan latihan. Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya diperlukan saat menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kedisiplinan yang saat ini sudah dilatih untuk menjadi Paskibra ini harus diterapkan, dibawa ke rumah masing-masing, dan ditularkan kepada yang lain,” ujarnya.

Wagub juga berpesan agar para Paskibraka menjaga kesehatan menjelang pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.

“Jaga kesehatan, banggakan orang tua dan resapi bahwa mengibarkan bendera meneruskan perjuangan para leluhur kita,” katanya.

Salah satu Paskibraka dari SMK Negeri 1 Purworejo, Marsela Agustin, mengaku bangga dan terharu setelah resmi dikukuhkan. Menjadi Paskibraka tingkat provinsi, kata dia, merupakan sesuatu yang sebelumnya tidak disangka.

“Saya tidak menyangka dapat menjadi Paskibraka tingkat provinsi. Langkah awal yang saya lakukan dengan belajar sungguh-sungguh dan giat mengikuti ekstrakurikuler Paskibraka,” ujarnya.

Sejak mengikuti pemusatan latihan mulai 3 Agustus di Asrama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, ia mengaku mendapat banyak pengalaman. Marsela belajar tentang kedisiplinan, keberanian, ketaatan, kemandirian, hingga tanggung jawab.

“Di sana saya mempelajari banyak hal. Saya menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab. Fasilitasnya sangat bagus dan makanannya juga terjamin, bergizi, dan enak semua,” katanya.

Marsela yang merupakan putri seorang petani itu bercita-cita menjadi Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Ia mengatakan pencapaiannya sebagai Paskibraka tingkat provinsi juga menjadi kebanggaan bagi orang tuanya, khususnya sang ibu yang sejak kecil berharap dirinya dapat mewujudkan hal tersebut.

Sementara itu, Arkan Syafri Faidlurrahman, siswa MAN 1 Magelang, juga mengaku tidak menyangka bisa terpilih hingga tingkat provinsi. Ia terlebih dahulu mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten Magelang, sebelum mendapat kesempatan mewakili daerahnya di tingkat Jawa Tengah.

“Saya memiliki niat kuat, karena ingin membanggakan orang tua dan ingin menambah prestasi serta pengalaman dari diri saya sendiri,” ucapnya.

Arkan bercita-cita menjadi prajurit TNI, mengikuti jejak ayahnya. Ia bersyukur mendapat kesempatan menjadi Paskibraka tingkat provinsi dan berusaha memaksimalkan pengalaman tersebut.

Selama menjalani pemusatan latihan, Arkan mengatakan bahwa kedisiplinan menjadi bagian penting dalam kesehariannya. Ia juga mengapresiasi fasilitas yang diberikan selama pelatihan.

“Fasilitasnya sangat baik, makanannya terjaga, gizinya juga terjaga, makan teratur, lingkungan yang sehat, rapi, dan aman,” katanya.

Kini, setelah resmi dikukuhkan, 45 Paskibraka Provinsi Jawa Tengah 2026 bersiap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.

Rencananya, lebih dari 1.000 peserta akan mengikuti upacara pengibaran bendera merah putih di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota  Semarang. Para peserta upacara terdiri dari elemen masyarakat, TNI, Polri, maupun ASN Pemprov Jateng.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu