Follow Us :              

Wagub Sebut Bisnis Bukan Cuma Cari Untung, Tetapi Wajib untuk Membantu Masyarakat

  22 August 2026  |   19:00:00  |   dibaca : 111 
Kategori :
Bagikan :

Wagub Sebut Bisnis Bukan Cuma Cari Untung, Tetapi Wajib untuk Membantu Masyarakat

22 August 2026 | 19:00:00 | dibaca : 111
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Wagub Sebut Bisnis Bukan Cuma Cari Untung, Tetapi Wajib untuk Membantu Masyarakat
Wagub Sebut Bisnis Bukan Cuma Cari Untung, Tetapi Wajib untuk Membantu Masyarakat
Wagub Sebut Bisnis Bukan Cuma Cari Untung, Tetapi Wajib untuk Membantu Masyarakat
Wagub Sebut Bisnis Bukan Cuma Cari Untung, Tetapi Wajib untuk Membantu Masyarakat
Wagub Sebut Bisnis Bukan Cuma Cari Untung, Tetapi Wajib untuk Membantu Masyarakat

Foto : Sigit (Humas Jateng)

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyatakan, bisnis hendaknya bukan semata untuk mencari keuntungan, tetapi juga ditujukan untuk membantu masyarakat sekitar. 

“Tidak hanya membangun ekonomi, tetapi juga membangun sosial,” ucapnya saat memberikan sambutan dalam acara Haul Bapak Tas’an Wartono di Lapangan Persil Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026.

Sebagai informasi, Tas’an Wartono merupakan salah satu generasi penerus sekaligus direksi PT Sukun Wartono Indonesia. Ia meninggal dunia pada Jumat (23/8/2024).

Semasa hidup, Tas’an dikenal memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial dan keagamaan. Ia juga dikenang karena perhatiannya kepada anak-anak yatim serta pembinaan olahraga di Kabupaten Kudus

Dalam kesempatan itu, Wagub memberi sambutan mewakili keluarga besar PT Sukun. Ia berharap, keluarga dan putra-putri almarhum Tas’an Wartono dapat melanjutkan kiprah serta nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh beliau.

“Semoga keluarga dan putra-putrinya dapat melanjutkan apa yang telah dilakukan bapaknya. Tidak hanya membangun ekonomi, tetapi juga membangun sosial,” ujarnya.

Wagub mengatakan, pembangunan ekonomi tidak semestinya didorong oleh kepentingan untuk memperkaya diri sendiri, tetapi harus membuka ruang berbagi serta menjadi wadah untuk membantu sesama.

Masyarakat di sekitar perusahaan, lanjutnya, juga harus dapat merasakan hasil pembangunan ekonomi dan turut memperoleh kesejahteraan.

Ia mencontohkan perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw, dari Makkah menuju Madinah. Menurutnya, hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan juga menjadi bagian dari pembangunan kehidupan sosial, dakwah, dan perekonomian masyarakat.

Para sahabat yang mengikuti Nabi Muhammad saw juga ikut membangun perekonomian di Madinah. Namun, pembangunan tersebut tidak dijalankan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga untuk saling membantu dan menguatkan kehidupan masyarakat.

Selain berbicara mengenai pembangunan ekonomi, Wagub mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua atau birrul walidain. Maka dari itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan selama orang tua masih hidup.

“Selagi orang tua masih ada, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk berbakti kepada mereka,” ucapnya.

Haul Tas’an Wartono turut dihadiri istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin; Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris; Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton; serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah oleh mubalig Anwar Zahi, serta selawat dan doa yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.


Bagikan :

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyatakan, bisnis hendaknya bukan semata untuk mencari keuntungan, tetapi juga ditujukan untuk membantu masyarakat sekitar. 

“Tidak hanya membangun ekonomi, tetapi juga membangun sosial,” ucapnya saat memberikan sambutan dalam acara Haul Bapak Tas’an Wartono di Lapangan Persil Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026.

Sebagai informasi, Tas’an Wartono merupakan salah satu generasi penerus sekaligus direksi PT Sukun Wartono Indonesia. Ia meninggal dunia pada Jumat (23/8/2024).

Semasa hidup, Tas’an dikenal memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial dan keagamaan. Ia juga dikenang karena perhatiannya kepada anak-anak yatim serta pembinaan olahraga di Kabupaten Kudus

Dalam kesempatan itu, Wagub memberi sambutan mewakili keluarga besar PT Sukun. Ia berharap, keluarga dan putra-putri almarhum Tas’an Wartono dapat melanjutkan kiprah serta nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh beliau.

“Semoga keluarga dan putra-putrinya dapat melanjutkan apa yang telah dilakukan bapaknya. Tidak hanya membangun ekonomi, tetapi juga membangun sosial,” ujarnya.

Wagub mengatakan, pembangunan ekonomi tidak semestinya didorong oleh kepentingan untuk memperkaya diri sendiri, tetapi harus membuka ruang berbagi serta menjadi wadah untuk membantu sesama.

Masyarakat di sekitar perusahaan, lanjutnya, juga harus dapat merasakan hasil pembangunan ekonomi dan turut memperoleh kesejahteraan.

Ia mencontohkan perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw, dari Makkah menuju Madinah. Menurutnya, hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan juga menjadi bagian dari pembangunan kehidupan sosial, dakwah, dan perekonomian masyarakat.

Para sahabat yang mengikuti Nabi Muhammad saw juga ikut membangun perekonomian di Madinah. Namun, pembangunan tersebut tidak dijalankan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga untuk saling membantu dan menguatkan kehidupan masyarakat.

Selain berbicara mengenai pembangunan ekonomi, Wagub mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua atau birrul walidain. Maka dari itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan selama orang tua masih hidup.

“Selagi orang tua masih ada, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk berbakti kepada mereka,” ucapnya.

Haul Tas’an Wartono turut dihadiri istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin; Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris; Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton; serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah oleh mubalig Anwar Zahi, serta selawat dan doa yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu