Follow Us :              

7.515 Atlet Unjuk Gigi di Popda Jateng 2026, Gubernur Titip Pesan Sportivitas dan Profesional

  01 September 2026  |   15:00:00  |   dibaca : 257 
Kategori :
Bagikan :

7.515 Atlet Unjuk Gigi di Popda Jateng 2026, Gubernur Titip Pesan Sportivitas dan Profesional

01 September 2026 | 15:00:00 | dibaca : 257
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
7.515 Atlet Unjuk Gigi di Popda Jateng 2026, Gubernur Titip Pesan Sportivitas dan Profesional
7.515 Atlet Unjuk Gigi di Popda Jateng 2026, Gubernur Titip Pesan Sportivitas dan Profesional
7.515 Atlet Unjuk Gigi di Popda Jateng 2026, Gubernur Titip Pesan Sportivitas dan Profesional
7.515 Atlet Unjuk Gigi di Popda Jateng 2026, Gubernur Titip Pesan Sportivitas dan Profesional
7.515 Atlet Unjuk Gigi di Popda Jateng 2026, Gubernur Titip Pesan Sportivitas dan Profesional

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG — Sebanyak 7.515 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah unjuk gigi pada perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah yang berlangsung pada 1-6 September 2026. 

Ribuan atlet pelajar yang terdiri dari 1.647 atlet SD, 2.335 atlet SMP, dan 3.533 atlet SMA itu, akan bertanding dalam 23 cabang olahraga (cabor) dengan 522 nomor pertandingan. Mereka juga didampingi oleh 1.210 pelatih dan 334 ofisial yang hadir.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan Popda Jateng merupakan wadah pembinaan untuk mempersiapkan bibit-bibit atlet pelajar masa depan, sekaligus persiapan menjelang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2027.

"Popda merupakan dasar untuk nanti take off ke Popnas. Adik-adik ini adalah bibit unggul yang akan mengharumkan nama Jawa Tengah. Jadi seluruh cabor kita pertandingkan," ucapnya usai membuka Popda Jateng 2026 di GOR Jatidiri, Kota Semarang pada Selasa, 1 September 2026.

Selain itu, Popda Jateng juga sebagai wadah untuk menempa karakter para atlet. Oleh karena itu, Gubernur menekankan kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan perangkat pertandingan, termasuk wasit, agar bermain dengan sportif dan profesional. 

"Sehingga ke depan (para atlet) memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, dan jiwa petarung," ucapnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, menambahkan, jumlah peserta Popda Jateng tahun ini menjadi yang terbanyak. Ia menyampaikan, gelaran Popda bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga di Jateng.

"Adanya Popda bisa mengukur (kemampuan atlet) dan pembinaan di masing-masing kabupaten/kota, kemudian berjenjang ke tingkat provinsi hingga nanti nasional," katanya.

Salah seorang atlet Popda asal Blora, Yuniar, mengaku antusias mengikuti kompetisi tersebut. Ia memasang target tinggi untuk menyumbangkan medali emas. Sebelumnya, ia pernah meraih medali perak pada Popda 2025.

"Persiapan sudah dari kemarin-kemarin, karena sekalian persiapan untuk Porprov (Pekan Olahraga Provinsi). Jadi ini buat try out (uji coba) juga. Popda tahun lalu dapat perak, tahun ini ingin dapat emas," ucapnya.


Bagikan :

SEMARANG — Sebanyak 7.515 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah unjuk gigi pada perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah yang berlangsung pada 1-6 September 2026. 

Ribuan atlet pelajar yang terdiri dari 1.647 atlet SD, 2.335 atlet SMP, dan 3.533 atlet SMA itu, akan bertanding dalam 23 cabang olahraga (cabor) dengan 522 nomor pertandingan. Mereka juga didampingi oleh 1.210 pelatih dan 334 ofisial yang hadir.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan Popda Jateng merupakan wadah pembinaan untuk mempersiapkan bibit-bibit atlet pelajar masa depan, sekaligus persiapan menjelang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2027.

"Popda merupakan dasar untuk nanti take off ke Popnas. Adik-adik ini adalah bibit unggul yang akan mengharumkan nama Jawa Tengah. Jadi seluruh cabor kita pertandingkan," ucapnya usai membuka Popda Jateng 2026 di GOR Jatidiri, Kota Semarang pada Selasa, 1 September 2026.

Selain itu, Popda Jateng juga sebagai wadah untuk menempa karakter para atlet. Oleh karena itu, Gubernur menekankan kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan perangkat pertandingan, termasuk wasit, agar bermain dengan sportif dan profesional. 

"Sehingga ke depan (para atlet) memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, dan jiwa petarung," ucapnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, menambahkan, jumlah peserta Popda Jateng tahun ini menjadi yang terbanyak. Ia menyampaikan, gelaran Popda bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga di Jateng.

"Adanya Popda bisa mengukur (kemampuan atlet) dan pembinaan di masing-masing kabupaten/kota, kemudian berjenjang ke tingkat provinsi hingga nanti nasional," katanya.

Salah seorang atlet Popda asal Blora, Yuniar, mengaku antusias mengikuti kompetisi tersebut. Ia memasang target tinggi untuk menyumbangkan medali emas. Sebelumnya, ia pernah meraih medali perak pada Popda 2025.

"Persiapan sudah dari kemarin-kemarin, karena sekalian persiapan untuk Porprov (Pekan Olahraga Provinsi). Jadi ini buat try out (uji coba) juga. Popda tahun lalu dapat perak, tahun ini ingin dapat emas," ucapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu