Foto : (Humas Jateng)
Foto : (Humas Jateng)
SEMARANG - Energi dan kerja tak sebatas tema yang diusung pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Energi dan semangat menggelora sebagai wujud semangat rakyat melanjutkan perjuangan para pahlawan.
Sebagaimana energi dan kerja yang ditunjukkan oleh Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo SH MIP dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs. H. Heru Sudjatmoko, M.Si membangun birokrasi yang ramah dan pelayanan prima bagi publik selama hampir lima tahun terakhir.
"Alhamdulillah lima tahun kami bersama Pak Heru memimpin Jawa Tengah kita punya energi untuk melayani masyarakat. Kita senang karena masyarakat menyampaikan birokrasi Jawa Tengah sekarang ramah-ramah, birokrasi melayani melalui media sosial dan teknologi informasi. Terima kasih kepada teman-teman birokrat di Pemprov, ini cara kami meneruskan perjuangan lewat tupoksi yang dimiliki," terangnya saat menghadiri Malam Resepsi Kenegaraan Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Praja, Jumat (17/8/2018) malam.
Orang nomor satu di Jawa Tengah itu menjelaskan, upaya mengisi kemerdekaan saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan. Termasuk perkembangan teknologi yang begitu pesat saat era globalisasi. Dampaknya, birokrasi semakin transaparan dan pelayanan publik harus makin mudah, murah, dan cepat melalui pemanfaatan teknologi informasi.
"Kemerdekaan makin hari makin mendapatkan tantangan luar biasa. Eksternal bergolak, sedangkan internalnya kita dihadapkan pada perubahan peradaban yang dahsyat sebagaimana teknologi informasi mempengaruhi kita semua. Betapa negeri ini sangat transparan dan makin bisa dilihat," jelasnya.
Ganjar juga meminta seluruh masyarakat Jawa Tengah bersatu padu merawat republik ini. Dirinya menganalogikan kemajemukan masyarakat di Indonesia bagaikan warna-warni pelangi yang indah.
"Pelangi kalau warnanya putih saja tidak indah. Pelangi itu ada yang sipit-belo, hitam-putih, keriting-lurus dan ubanan. Semua terasa indah karena itu kekayaan kita dalam bhinneka tunggal ika," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs. Rukma Setyabudi, MM menambahkan, malam resepsi kenegaraan merupakan refleksi rasa syukur bangsa Indonesia yang sudah merdeka 73 tahun lamanya. Meski penyelenggaraannya sederhana, namun masyarakat tampak antusias memperingati HUT proklamasi.
"Ini menunjukkan masyarakat luas di desa/ kota sangat merasa memiliki republik ini," pungkasnya.
(Arifa/Puji/Humas Jateng)
Baca juga : Paduan Suara Loyola Kumandangkan Indonesia Raya 3 Stanza
SEMARANG - Energi dan kerja tak sebatas tema yang diusung pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Energi dan semangat menggelora sebagai wujud semangat rakyat melanjutkan perjuangan para pahlawan.
Sebagaimana energi dan kerja yang ditunjukkan oleh Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo SH MIP dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs. H. Heru Sudjatmoko, M.Si membangun birokrasi yang ramah dan pelayanan prima bagi publik selama hampir lima tahun terakhir.
"Alhamdulillah lima tahun kami bersama Pak Heru memimpin Jawa Tengah kita punya energi untuk melayani masyarakat. Kita senang karena masyarakat menyampaikan birokrasi Jawa Tengah sekarang ramah-ramah, birokrasi melayani melalui media sosial dan teknologi informasi. Terima kasih kepada teman-teman birokrat di Pemprov, ini cara kami meneruskan perjuangan lewat tupoksi yang dimiliki," terangnya saat menghadiri Malam Resepsi Kenegaraan Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Praja, Jumat (17/8/2018) malam.
Orang nomor satu di Jawa Tengah itu menjelaskan, upaya mengisi kemerdekaan saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan. Termasuk perkembangan teknologi yang begitu pesat saat era globalisasi. Dampaknya, birokrasi semakin transaparan dan pelayanan publik harus makin mudah, murah, dan cepat melalui pemanfaatan teknologi informasi.
"Kemerdekaan makin hari makin mendapatkan tantangan luar biasa. Eksternal bergolak, sedangkan internalnya kita dihadapkan pada perubahan peradaban yang dahsyat sebagaimana teknologi informasi mempengaruhi kita semua. Betapa negeri ini sangat transparan dan makin bisa dilihat," jelasnya.
Ganjar juga meminta seluruh masyarakat Jawa Tengah bersatu padu merawat republik ini. Dirinya menganalogikan kemajemukan masyarakat di Indonesia bagaikan warna-warni pelangi yang indah.
"Pelangi kalau warnanya putih saja tidak indah. Pelangi itu ada yang sipit-belo, hitam-putih, keriting-lurus dan ubanan. Semua terasa indah karena itu kekayaan kita dalam bhinneka tunggal ika," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs. Rukma Setyabudi, MM menambahkan, malam resepsi kenegaraan merupakan refleksi rasa syukur bangsa Indonesia yang sudah merdeka 73 tahun lamanya. Meski penyelenggaraannya sederhana, namun masyarakat tampak antusias memperingati HUT proklamasi.
"Ini menunjukkan masyarakat luas di desa/ kota sangat merasa memiliki republik ini," pungkasnya.
(Arifa/Puji/Humas Jateng)
Baca juga : Paduan Suara Loyola Kumandangkan Indonesia Raya 3 Stanza
Berita Terbaru