Follow Us :              

Layanan Cicilan Pajak Kendaraan, Ganjar : Warga dan Negara Terbantu

  13 October 2021  |   11:00:00  |   dibaca : 247 
Kategori :
Bagikan :


Layanan Cicilan Pajak Kendaraan, Ganjar : Warga dan Negara Terbantu

13 October 2021 | 11:00:00 | dibaca : 247
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

GROBOGAN - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kagum pada kreativitas pengelolaan BUMDes Cindelaras Desa Bandungharjo, Kab Grobogan. Mereka membuka usaha unit pembayaran pajak kendaraan bermotor yang sistem pembayarannya yang bisa dicicil hingga tiga bulan. Bukan saja membantu masyarakat, cara ini juga membantu negara meningkatkan pendapatan pajak. 

Hal ini disampaikan saat Ganjar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Grobogan, Rabu (13/10/2021). Keunikan sistem pembayaran pajak kendaraan yang tidak biasa ini menarik perhatiannya karena belum banyak dilakukan. 

Untuk mengetahui kesan masyarakat pada layanan ini, Ganjar mendekati salah satu warga. 

"Lagi opo (sedang apa ) Mas? Perpanjangan STNK? Lha didawakke ngopo (dipanjangkan kenapa), nek dhowo angel ditekuk lho (kalau panjang sulit dilipat)," goda Ganjar. 

Pada Ganjar warga Bandungharjo yang mengaku sedang mengurus perpanjangan STNK ini  mengungkapkan betapa dirinya terbantu dengan keberadaan unit layanan pajak kendaraan bermotor ini. 

"Disini dekat Pak. Selain itu bisa dicicil. Ini saya pajaknya habis Rp1,5 juta, saya bayar Rp1 juta dulu, sisanya dicicil," katanya sambil mengeluarkan uang ratusan sepuluh lembar. 

Ketua BUMDes Cindelaras, Yanto mengatakan, program pembayaran pajak kendaraan bermotor seperti ini sudah dilakukan desanya sejak 2019 lalu. Program itu sangat diminati masyarakat karena adanya program dana talangan. 

"Jadi masyarakat yang belum punya uang untuk melunasi pajak, kita bantu. Umpama habisnya Rp 400 ribu, baru punya Rp200 ribu, nanti kekurangannya ditalangi BUMDes," terangnya. 

Lanjutnya lagi, dana talangan ini bisa dicicil dalam waktu tiga bulan. Bunga yang dikenakan juga  hanya 3 persen. 

"Masyarakat antusias sekali, karena selain malas kalau mau bayar pajak jauh, mereka juga terbantu karena pendapatan mereka sebagai petani kan tidak menentu. Ada yang panen biasanya tiga atau enam bulan sekali, jadi kekurangannya bisa ditalangi," pungkasnya. 

Melihat kegembiraan warga karena layanan ini, Ganjar mengakui ide BUMDes Cindelaras ini sangat menarik dan inspiratif. 

"Ini ada yang menarik. Di Desa Bandungharjo Kecamatan Toroh ada BUMDes yang kreatif. Dia melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor masyarakatnya dengan cara tak biasa. Nalangi sik (menalangi dulu) kalau ada warga yang belum punya uang dan sudah jatuh tempo. Bisa dicicil selama tiga bulan," kata Ganjar. 

Bukan hanya warga yang terbantu. Ganjar menilai sistem layanan pembayaran pajak seperti yang dikakukan BUMDes Cindelaras juga sangat membantu pendapatan negara. 

"Ini membantu penarikan pajak juga, negara terbantu. Tinggal kita dorong nanti (agar) lebih canggih lagi karena ini ada yang masih manual. Dan (layanan pajak kendaraan) yang seperti ini di Grobogan sudah ada di 8 kecamatan berbeda," jelasnya.


Bagikan :

GROBOGAN - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kagum pada kreativitas pengelolaan BUMDes Cindelaras Desa Bandungharjo, Kab Grobogan. Mereka membuka usaha unit pembayaran pajak kendaraan bermotor yang sistem pembayarannya yang bisa dicicil hingga tiga bulan. Bukan saja membantu masyarakat, cara ini juga membantu negara meningkatkan pendapatan pajak. 

Hal ini disampaikan saat Ganjar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Grobogan, Rabu (13/10/2021). Keunikan sistem pembayaran pajak kendaraan yang tidak biasa ini menarik perhatiannya karena belum banyak dilakukan. 

Untuk mengetahui kesan masyarakat pada layanan ini, Ganjar mendekati salah satu warga. 

"Lagi opo (sedang apa ) Mas? Perpanjangan STNK? Lha didawakke ngopo (dipanjangkan kenapa), nek dhowo angel ditekuk lho (kalau panjang sulit dilipat)," goda Ganjar. 

Pada Ganjar warga Bandungharjo yang mengaku sedang mengurus perpanjangan STNK ini  mengungkapkan betapa dirinya terbantu dengan keberadaan unit layanan pajak kendaraan bermotor ini. 

"Disini dekat Pak. Selain itu bisa dicicil. Ini saya pajaknya habis Rp1,5 juta, saya bayar Rp1 juta dulu, sisanya dicicil," katanya sambil mengeluarkan uang ratusan sepuluh lembar. 

Ketua BUMDes Cindelaras, Yanto mengatakan, program pembayaran pajak kendaraan bermotor seperti ini sudah dilakukan desanya sejak 2019 lalu. Program itu sangat diminati masyarakat karena adanya program dana talangan. 

"Jadi masyarakat yang belum punya uang untuk melunasi pajak, kita bantu. Umpama habisnya Rp 400 ribu, baru punya Rp200 ribu, nanti kekurangannya ditalangi BUMDes," terangnya. 

Lanjutnya lagi, dana talangan ini bisa dicicil dalam waktu tiga bulan. Bunga yang dikenakan juga  hanya 3 persen. 

"Masyarakat antusias sekali, karena selain malas kalau mau bayar pajak jauh, mereka juga terbantu karena pendapatan mereka sebagai petani kan tidak menentu. Ada yang panen biasanya tiga atau enam bulan sekali, jadi kekurangannya bisa ditalangi," pungkasnya. 

Melihat kegembiraan warga karena layanan ini, Ganjar mengakui ide BUMDes Cindelaras ini sangat menarik dan inspiratif. 

"Ini ada yang menarik. Di Desa Bandungharjo Kecamatan Toroh ada BUMDes yang kreatif. Dia melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor masyarakatnya dengan cara tak biasa. Nalangi sik (menalangi dulu) kalau ada warga yang belum punya uang dan sudah jatuh tempo. Bisa dicicil selama tiga bulan," kata Ganjar. 

Bukan hanya warga yang terbantu. Ganjar menilai sistem layanan pembayaran pajak seperti yang dikakukan BUMDes Cindelaras juga sangat membantu pendapatan negara. 

"Ini membantu penarikan pajak juga, negara terbantu. Tinggal kita dorong nanti (agar) lebih canggih lagi karena ini ada yang masih manual. Dan (layanan pajak kendaraan) yang seperti ini di Grobogan sudah ada di 8 kecamatan berbeda," jelasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu