Follow Us :              

Gubernur Jateng Dukung Dokter Pribadi Bung Karno Jadi Pahlawan Nasional

  22 February 2022  |   11:00:00  |   dibaca : 289 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Jateng Dukung Dokter Pribadi Bung Karno Jadi Pahlawan Nasional

22 February 2022 | 11:00:00 | dibaca : 289
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh pengusulan nama Mayor Jenderal Dr dr R Soeharto menjadi calon pahlawan nasional. Dokter pribadi Soekarno itu memiliki kontribusi yang panjang dalam proses dan penataan negara Indonesia pada awal kemerdekaan. 

Gubernur mengatakan, beberapa waktu lalu keluarga dari Dr Soeharto telah memberikan dokumen pendukungnya kepada Pemprov Jawa Tengah. Berdasarkan dokumen tersebut, dapat dilihat catatan perjalanan Dr Soeharto yang banyak memberikan kontribusi pada kemerdekaan bangsa, dengan pengabdiannya sebagai dokter. 

"Beliau dari Solo dan aktivitasnya sangat luar biasa. Beberapa kali serial diskusi pernah dilakukan sampai menghasilkan dokumen itu, dan hari ini ada seminar(nya). Biasanya (pengusulan gelar pahlawan) memang ada uji akademis, termasuk perjalanan beliau, Dr Soeharto, (yang) berkontribusi untuk bangsa dan negara," jelas Gubernur usai memberikan sambutan dalam acara Seminar Nasional Pengusulan Calon Pahlawan Nasional Mayor Jenderal Dr dr R Soeharto secara daring, Selasa (22/2/2022).

Sebagai dokter pribadi Bung Karno dan Bung Hatta sejak tahun 1942, Dr Soeharto harus mengikuti mereka bertugas kemanapun. Bahkan Dr Soeharto harus menemani Bung Karno ke berbagai negara di seluruh penjuru dunia dalam misi diplomasinya. Dedikasinya pada kemajuan bangsa Indonesia, membuatnya dipercaya menjadi Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, dan Kepala Bappenas di Kabinet Soekarno.

Dr Soeharto meninggal pada tahun 2000. Tercatat beliau juga merupakan salah satu pendiri bank pertama di Indonesia, yaitu Bank Negara Indonesia (BNI), sekaligus turut andil dalam pembangunan kawasan Sarinah Thamrin Jakarta, dan Hotel Indonesia. Pada awal kemerdekaan, beliau juga berperan sebagai bendahara yang mengelola dana penyelenggaraan pemerintahan karena pada masa itu lembaga-lembaga negara belum sepenuhnya berfungsi. 

Pada tahun 1950, Dr Soeharto tercatat menjadi salah satu penggagas berdirinya Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ia juga pelopor yang menginiasi program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia. Selanjutnya, dalam perkembangan program KB itu muncul Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) pada tahun 1957 dan Dr Soeharto didapuk menjadi ketua pertama PKBI. 

"Menurut saya ini sangat luar biasa. Tidak hanya itu, beliau juga banyak terlibat dalam proses-proses menuju penataan negara dan bangsa pada awal kita merdeka sehingga kontribusinya cukup panjang. Hal yang unik, beliau itu doktor dan pernah menjadi menteri non-kesehatan dan Mayor Jenderal kehormatan. Jadi cukup lengkap. Itu tidak mungkin bisa diberikan kalau tidak memiliki talenta dan jasa yang hebat," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh pengusulan nama Mayor Jenderal Dr dr R Soeharto menjadi calon pahlawan nasional. Dokter pribadi Soekarno itu memiliki kontribusi yang panjang dalam proses dan penataan negara Indonesia pada awal kemerdekaan. 

Gubernur mengatakan, beberapa waktu lalu keluarga dari Dr Soeharto telah memberikan dokumen pendukungnya kepada Pemprov Jawa Tengah. Berdasarkan dokumen tersebut, dapat dilihat catatan perjalanan Dr Soeharto yang banyak memberikan kontribusi pada kemerdekaan bangsa, dengan pengabdiannya sebagai dokter. 

"Beliau dari Solo dan aktivitasnya sangat luar biasa. Beberapa kali serial diskusi pernah dilakukan sampai menghasilkan dokumen itu, dan hari ini ada seminar(nya). Biasanya (pengusulan gelar pahlawan) memang ada uji akademis, termasuk perjalanan beliau, Dr Soeharto, (yang) berkontribusi untuk bangsa dan negara," jelas Gubernur usai memberikan sambutan dalam acara Seminar Nasional Pengusulan Calon Pahlawan Nasional Mayor Jenderal Dr dr R Soeharto secara daring, Selasa (22/2/2022).

Sebagai dokter pribadi Bung Karno dan Bung Hatta sejak tahun 1942, Dr Soeharto harus mengikuti mereka bertugas kemanapun. Bahkan Dr Soeharto harus menemani Bung Karno ke berbagai negara di seluruh penjuru dunia dalam misi diplomasinya. Dedikasinya pada kemajuan bangsa Indonesia, membuatnya dipercaya menjadi Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, dan Kepala Bappenas di Kabinet Soekarno.

Dr Soeharto meninggal pada tahun 2000. Tercatat beliau juga merupakan salah satu pendiri bank pertama di Indonesia, yaitu Bank Negara Indonesia (BNI), sekaligus turut andil dalam pembangunan kawasan Sarinah Thamrin Jakarta, dan Hotel Indonesia. Pada awal kemerdekaan, beliau juga berperan sebagai bendahara yang mengelola dana penyelenggaraan pemerintahan karena pada masa itu lembaga-lembaga negara belum sepenuhnya berfungsi. 

Pada tahun 1950, Dr Soeharto tercatat menjadi salah satu penggagas berdirinya Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ia juga pelopor yang menginiasi program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia. Selanjutnya, dalam perkembangan program KB itu muncul Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) pada tahun 1957 dan Dr Soeharto didapuk menjadi ketua pertama PKBI. 

"Menurut saya ini sangat luar biasa. Tidak hanya itu, beliau juga banyak terlibat dalam proses-proses menuju penataan negara dan bangsa pada awal kita merdeka sehingga kontribusinya cukup panjang. Hal yang unik, beliau itu doktor dan pernah menjadi menteri non-kesehatan dan Mayor Jenderal kehormatan. Jadi cukup lengkap. Itu tidak mungkin bisa diberikan kalau tidak memiliki talenta dan jasa yang hebat," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu