Follow Us :              

Jateng Dapat Dua Penghargaan BPKP, Ganjar: Berarti Aparat Pengawas Internal Pemerintah Bekerja

  14 June 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 293 
Kategori :
Bagikan :


Jateng Dapat Dua Penghargaan BPKP, Ganjar: Berarti Aparat Pengawas Internal Pemerintah Bekerja

14 June 2022 | 10:00:00 | dibaca : 293
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima dua penghargaan dari Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP), Selasa (14/6/2022). Dua penghargaan tersebut diberikan atas pencapaian Pemprov Jateng yang mencapai level tiga untuk Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dua penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi kawan-kawan di Pemprov Jateng untuk menjadi lebih baik. "Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan beberapa kabupaten/kota bisa mencapai level tiga. Ini grade-nya sampai lima. Saya tanya (BPKP) yang sudah sampai lima sudah ada belum? Belum ada. Kalau yang level empat ternyata baru Kementerian Keuangan. Level tiga itu sudah di atas rata-rata kata mereka. Ini sistem pengendalian intern pemerintah maka berarti APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah)
bekerja," katanya usai menerima penghargaan tersebut di Puri Gedeh. 

Atas penghargaan itu Gubernur menyampaikan terima kasih dan apresiasi kinerja Inspektorat Provinsi Jawa Tengah yang serius dalam menanggulangi dua hal tersebut. Selain dapat menjadi instrumen mencegah korupsi, juga sebagai penilaian terhadap kinerja dan manfaat atau audit value. 

"Jadi dua penghargaan yang menurut saya penting (indikasi) bahwa reformasi birokrasi berjalan. Karenab(level) sampai lima, maka sekarang kita dorong, naik ke empat dulu. Kita serius betul. Sistem harus baik dan pengawasan juga harus ketat," katanya. 

Usai menyerahkan penghargaan, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah, Tri Handoyo, menyampaikan, dua penghargaan yang diraih Pemprov Jateng adalah prestasi penting yang menunjukkan kualitas sistem pengendalian internal. 

"Sistem inilah yang bisa memberikan jaminan kepada pemerintah provinsi, bahwa teman-teman di Pemprov Jateng ini bisa mencapai tujuannya secara efektif, efisien dan taat kepada ketentuan-ketentuan, accept-nya juga aman," katanya. 

Sementara untuk penghargaan manajemen risiko indeks membuktikan, bahwa Pemprov Jateng sudah melakukan pengelolaan risiko yang begitu banyak dengan baik. "Kita punya yang namanya risk management di Pemprov dan sudah mencapai level tiga juga. Tidak banyak di Indonesia yang sudah mencapai level tiga," ujar Tri.


Bagikan :

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima dua penghargaan dari Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP), Selasa (14/6/2022). Dua penghargaan tersebut diberikan atas pencapaian Pemprov Jateng yang mencapai level tiga untuk Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dua penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi kawan-kawan di Pemprov Jateng untuk menjadi lebih baik. "Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan beberapa kabupaten/kota bisa mencapai level tiga. Ini grade-nya sampai lima. Saya tanya (BPKP) yang sudah sampai lima sudah ada belum? Belum ada. Kalau yang level empat ternyata baru Kementerian Keuangan. Level tiga itu sudah di atas rata-rata kata mereka. Ini sistem pengendalian intern pemerintah maka berarti APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah)
bekerja," katanya usai menerima penghargaan tersebut di Puri Gedeh. 

Atas penghargaan itu Gubernur menyampaikan terima kasih dan apresiasi kinerja Inspektorat Provinsi Jawa Tengah yang serius dalam menanggulangi dua hal tersebut. Selain dapat menjadi instrumen mencegah korupsi, juga sebagai penilaian terhadap kinerja dan manfaat atau audit value. 

"Jadi dua penghargaan yang menurut saya penting (indikasi) bahwa reformasi birokrasi berjalan. Karenab(level) sampai lima, maka sekarang kita dorong, naik ke empat dulu. Kita serius betul. Sistem harus baik dan pengawasan juga harus ketat," katanya. 

Usai menyerahkan penghargaan, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah, Tri Handoyo, menyampaikan, dua penghargaan yang diraih Pemprov Jateng adalah prestasi penting yang menunjukkan kualitas sistem pengendalian internal. 

"Sistem inilah yang bisa memberikan jaminan kepada pemerintah provinsi, bahwa teman-teman di Pemprov Jateng ini bisa mencapai tujuannya secara efektif, efisien dan taat kepada ketentuan-ketentuan, accept-nya juga aman," katanya. 

Sementara untuk penghargaan manajemen risiko indeks membuktikan, bahwa Pemprov Jateng sudah melakukan pengelolaan risiko yang begitu banyak dengan baik. "Kita punya yang namanya risk management di Pemprov dan sudah mencapai level tiga juga. Tidak banyak di Indonesia yang sudah mencapai level tiga," ujar Tri.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu