Follow Us :              

Taj Yasin Jelaskan Cara Tangani Masalah Lingkungan ke Pemprov Jambi

  22 November 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 50 
Kategori :
Bagikan :


Taj Yasin Jelaskan Cara Tangani Masalah Lingkungan ke Pemprov Jambi

22 November 2022 | 09:00:00 | dibaca : 50
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima kunjungan Pemerintah Provinsi Jambi. Rombongan Pemprov Jambi ini merupakan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD), terdiri dari sejumlah organisasi perangkat daerah, akademisi, lembaga swadaya masyarakat dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari, yang dipimpin langsung oleh Wagub Jambi, Abdullah Sani. Mereka berkunjung ke Jateng untuk melihat pengelolaan lingkungan di provinsi Jateng. 

Dalam sambutannya, Wagub Taj Yasin berharap pertemuan dua pemerintah provinsi ini dapat bermanfaat untuk masing-masing wilayah. Dia mengaku, Jateng juga ingin belajar dari sistem pengelolaan lingkungan yang dilakukan Pemprov Jambi.

"Saya yakin bahwa yang belajar atau mengunjungi Jateng ini bukan hanya menimba ilmu, tapi juga kami berharap meninggalkan ilmu juga. Jadi nanti kita sharing sistemnya," kata Taj Yasin menyambut Pemprov Jambi, di ruang rapat Gedung A lantai 2, Selasa (22/11/2022).

Kepada rombongan KKMD, orang nomor dua di Jateng itu menjelaskan salah satu cara penanganan masalah lingkungan. Menurutnya tidaklah mudah mengajak masyarakat untuk mengelola lingkungan. Dia mencontohkan pada saat penanganan Rawa Pening di Kabupaten Semarang. Meski banyak yang setuju, ada pula yang bersikap sebaliknya.  

"Karena masyarakat menganggap Eceng Gondok dan lain sebagainya, menjadi sumber tersendiri, penghasilannya tersendiri. Bahkan ada yang menanam, ada yang seperti itu," tuturnya.

Lebih jauh, Wagub menjelaskan, gejolak itu bisa diatasi dengan menggandeng tokoh agama. Maka, pemerintah harus membangun hubungan yang harmonis dengan para tokoh agama. 

"Kita ketika masuk kesana, mau membersihkan dan seterusnya, kalau kita tidak didampingi dengan tokoh-tokoh agama yang notabene mereka yang bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat, ya kita ndak mungkin bisa menjalankan itu," ungkap dia.


Bagikan :

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima kunjungan Pemerintah Provinsi Jambi. Rombongan Pemprov Jambi ini merupakan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD), terdiri dari sejumlah organisasi perangkat daerah, akademisi, lembaga swadaya masyarakat dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari, yang dipimpin langsung oleh Wagub Jambi, Abdullah Sani. Mereka berkunjung ke Jateng untuk melihat pengelolaan lingkungan di provinsi Jateng. 

Dalam sambutannya, Wagub Taj Yasin berharap pertemuan dua pemerintah provinsi ini dapat bermanfaat untuk masing-masing wilayah. Dia mengaku, Jateng juga ingin belajar dari sistem pengelolaan lingkungan yang dilakukan Pemprov Jambi.

"Saya yakin bahwa yang belajar atau mengunjungi Jateng ini bukan hanya menimba ilmu, tapi juga kami berharap meninggalkan ilmu juga. Jadi nanti kita sharing sistemnya," kata Taj Yasin menyambut Pemprov Jambi, di ruang rapat Gedung A lantai 2, Selasa (22/11/2022).

Kepada rombongan KKMD, orang nomor dua di Jateng itu menjelaskan salah satu cara penanganan masalah lingkungan. Menurutnya tidaklah mudah mengajak masyarakat untuk mengelola lingkungan. Dia mencontohkan pada saat penanganan Rawa Pening di Kabupaten Semarang. Meski banyak yang setuju, ada pula yang bersikap sebaliknya.  

"Karena masyarakat menganggap Eceng Gondok dan lain sebagainya, menjadi sumber tersendiri, penghasilannya tersendiri. Bahkan ada yang menanam, ada yang seperti itu," tuturnya.

Lebih jauh, Wagub menjelaskan, gejolak itu bisa diatasi dengan menggandeng tokoh agama. Maka, pemerintah harus membangun hubungan yang harmonis dengan para tokoh agama. 

"Kita ketika masuk kesana, mau membersihkan dan seterusnya, kalau kita tidak didampingi dengan tokoh-tokoh agama yang notabene mereka yang bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat, ya kita ndak mungkin bisa menjalankan itu," ungkap dia.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu