Follow Us :              

Kembangkan Potensi Desa, Gubernur Libatkan Mahasiswa dari 44 Perguruan Tinggi di Jateng

  17 March 2025  |   16:30:00  |   dibaca : 110 
Kategori :
Bagikan :


Kembangkan Potensi Desa, Gubernur Libatkan Mahasiswa dari 44 Perguruan Tinggi di Jateng

17 March 2025 | 16:30:00 | dibaca : 110
Kategori :
Bagikan :

Foto : (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : (Humas Jateng)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., akan melibatkan mahasiswa di Jateng untuk ikut mengembangkan berbagai potensi yang ada di setiap desa. Upaya itu diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. 

Nantinya, mahasiswa diminta tak sekadar menunaikan tugas akademik, tetapi secara riil juga turut serta mengembangkan desa sesuai dengan keunggulan dan potensi yang dimiliki, melakukan penanganan kemiskinan, serta validasi data kependudukan.

Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan para mahasiswa itu ditandai dengan acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama dengan 44 Perguruan Tinggi se-Jawa Tengah di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Senin, 17 Maret 2025. 

Penandatanganan Kesepakatan Bersama dilakukan oleh Gubernur Jateng dengan 35 rektor/direktur perguruan tinggi. Sementara itu, Penjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, dengan 44 wakil rektor/dekan/kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) perguruan tinggi.

"Kampus punya desa binaan, desa pemantapan, desa pantauan. Maka desa akan berkembang sebagaimana potensi masing-masing dengan melibatkan adik-adik mahasiswa," ucap Gubernur di sela acara.

Kerja sama KKN Tematik merupakan salah satu dari 64 program Pemprov Jateng yang akan dikawal oleh perguruan tinggi. Program jangka pendek lainnya, yakni pengembangan desalinasi air (proses pembuatan air tawar dari air asin/air laut) antara Pemprov Jateng dengan Universitas Diponegoro Semarang.

Tak hanya Undip, kerja sama juga dilakukan dengan 43 perguruan tinggi lain, seperti Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Wahid Hasyim Semarang, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Universitas Sultan Agung Semarang, Universitas Muhammadiyah Solo, Universitas Tidar Magelang, dan lainnya.

"Ini bentuk kerja sama tematik dalam rangka mengawal pembangunan daerah. Akademisi diajak menyukseskan program pembangunan," ucap Gubernur.

Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Provinsi Jateng, Muhamad Masrofi, mengatakan, Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama ini, sebelumnya telah didahului dengan pembahasan mengenai potensi kampus dan program Pemprov Jateng sehingga kerja samanya diharapkan bisa tepat sasaran.

Kerja sama akan dilakukan di sejumlah bidang, antara lain bidang pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat; peningkatan dan pengembangan SDM; program merdeka belajar; dan lain sebagainya. 

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Muljono, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh program-program yang dicanangkan oleh Gubernur Jateng. Adanya kerja sama tersebut, diharapkan akan lebih mempererat hubungan Pemprov Jateng dan sejumlah perguruan tinggi untuk sama-sama memajukan Jateng.

"LPPM Udinus bisa bersinergi dengan OPD (organisasi perangkat daerah) Pemprov Jateng, untuk melakukan penelitian dan pengabdian," katanya.


Bagikan :

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., akan melibatkan mahasiswa di Jateng untuk ikut mengembangkan berbagai potensi yang ada di setiap desa. Upaya itu diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. 

Nantinya, mahasiswa diminta tak sekadar menunaikan tugas akademik, tetapi secara riil juga turut serta mengembangkan desa sesuai dengan keunggulan dan potensi yang dimiliki, melakukan penanganan kemiskinan, serta validasi data kependudukan.

Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan para mahasiswa itu ditandai dengan acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama dengan 44 Perguruan Tinggi se-Jawa Tengah di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Senin, 17 Maret 2025. 

Penandatanganan Kesepakatan Bersama dilakukan oleh Gubernur Jateng dengan 35 rektor/direktur perguruan tinggi. Sementara itu, Penjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, dengan 44 wakil rektor/dekan/kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) perguruan tinggi.

"Kampus punya desa binaan, desa pemantapan, desa pantauan. Maka desa akan berkembang sebagaimana potensi masing-masing dengan melibatkan adik-adik mahasiswa," ucap Gubernur di sela acara.

Kerja sama KKN Tematik merupakan salah satu dari 64 program Pemprov Jateng yang akan dikawal oleh perguruan tinggi. Program jangka pendek lainnya, yakni pengembangan desalinasi air (proses pembuatan air tawar dari air asin/air laut) antara Pemprov Jateng dengan Universitas Diponegoro Semarang.

Tak hanya Undip, kerja sama juga dilakukan dengan 43 perguruan tinggi lain, seperti Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Wahid Hasyim Semarang, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Universitas Sultan Agung Semarang, Universitas Muhammadiyah Solo, Universitas Tidar Magelang, dan lainnya.

"Ini bentuk kerja sama tematik dalam rangka mengawal pembangunan daerah. Akademisi diajak menyukseskan program pembangunan," ucap Gubernur.

Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Provinsi Jateng, Muhamad Masrofi, mengatakan, Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama ini, sebelumnya telah didahului dengan pembahasan mengenai potensi kampus dan program Pemprov Jateng sehingga kerja samanya diharapkan bisa tepat sasaran.

Kerja sama akan dilakukan di sejumlah bidang, antara lain bidang pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat; peningkatan dan pengembangan SDM; program merdeka belajar; dan lain sebagainya. 

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Muljono, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh program-program yang dicanangkan oleh Gubernur Jateng. Adanya kerja sama tersebut, diharapkan akan lebih mempererat hubungan Pemprov Jateng dan sejumlah perguruan tinggi untuk sama-sama memajukan Jateng.

"LPPM Udinus bisa bersinergi dengan OPD (organisasi perangkat daerah) Pemprov Jateng, untuk melakukan penelitian dan pengabdian," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu