Follow Us :              

Pemprov Jateng Raih Penghargaan IGA 2024 Kategori Provinsi Terinovatif

  05 December 2024  |   13:00:00  |   dibaca : 344 
Kategori :
Bagikan :


Pemprov Jateng Raih Penghargaan IGA 2024 Kategori Provinsi Terinovatif

05 December 2024 | 13:00:00 | dibaca : 344
Kategori :
Bagikan :

Foto : Ebron (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Ebron (Humas Jateng)

SURABAYA – Pemerintah Provinisi Jawa Tengah mendapatkan penghargaan dengan predikat Provinsi Terinovatif dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2024.

Capaian ini mengalami peningkatan dibandingkan gelaran IGA 2023, yang pada saat itu, Pemprov Jateng meraih predikat Provinsi Sangat Inovatif.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk kepada Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., di Hotel Mercure Mirama, Kota Surabaya pada Kamis, 5 Desember 2024. 

Pj Gubernur menyampaikan, inovasi yang diajukan oleh Pemprov Jateng dalam penilaian IGA 2024 adalah program Samsat Budiman dan Sister Vira Antar Obat Pasien.

Program Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Budiman yang dikembangkan oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah ini, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Inovasi layanan online berbasis website tersebut dikelola oleh badan usaha milik desa (Bumdes), sehingga memungkinkan pembayaran pajak dilakukan tanpa datang ke kantor samsat, tentunya dengan jam buka layanan yang lebih fleksibel.

Sementara untuk program Sister Vira Antar Obat Pasien dikembangkan oleh RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, Purwokerto. Inovasi ini menyederhanakan prosedur pengobatan dari 23 langkah menjadi 14 langkah. Sejumlah fitur yang tersedia, antara lain pembayaran obat dengan virtual account, videocall atau whatsapp pasien dengan petugas farmasi, pelacakan hantaran obat, rating kepuasan pasien, dan sebagainya. Dengan sistem ini, berbagai manfaat dapat diperoleh, antara lain mampu meningkatkan efisiensi waktu pelayanan, pembayaran obat menjadi lebih cepat, serta menghemat biaya transportasi pasien.

“Alhamdulillah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan penghargaan IGA, dan saat ini mendapatkan kategori Provinsi Terinovatif,” kata Pj Gubernur di sela acara penyerahan penghargaan.

Komitmen Pemprov Jateng dalam mengembangkan inovasi juga diikuti oleh sejumlah kabupaten/kota. Dalam gelaran IGA 2024 terdapat 4 kabupaten dan 1 kota di Jateng yang juga menyandang predikat Kabupaten/Kota Terinovatif, yakni Kabupaten Wonogiri, Sragen, Boyolali, Blora, dan Kota Pekalongan. 

Pj Gubernur menilai, capaian prestasi tersebut patut diapresiasi, mengingat inovasi yang diajukan harus bersaing dengan berbagai inovasi dari sekitar 500 kabupaten/kota lain di Indonesia.

“Tentunya ini menggugah kabupaten-kabupaten dan kota yang lain untuk berinovasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, inovasi merupakan bagian dari keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kinerja birokrasi. Melalui berbagai inovasi yang dikembangkan, harapannya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih baik serta mampu meningkatkan kesejahteraannya.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk berharap, pemerintah daerah yang telah berhasil mendapatkan penghargaan mampu menginspirasi daerah lain dalam memacu dan menumbuhkan inovasi agar daya saing, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa terus meningkat.

Ia menambahkan, jumlah inovasi dan partisipasi dalam IGA 2024 ini menjadi capaian tertinggi dalam sejarah pelaksanaan IGA. Kenaikannya mencapai 11,14% dengan total inovasi yang diikut sertakan pada tahun 2024 mencapai 31.715 inovasi atau bertambah sebanyak 3.180 inovasi. Sementara tingkat partisipasinya, sebanyak 529 pemda ikut serta dalam penyelenggaraan IGA 2024 dari total 546 pemda yang ada di Indonesia.


Bagikan :

SURABAYA – Pemerintah Provinisi Jawa Tengah mendapatkan penghargaan dengan predikat Provinsi Terinovatif dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2024.

Capaian ini mengalami peningkatan dibandingkan gelaran IGA 2023, yang pada saat itu, Pemprov Jateng meraih predikat Provinsi Sangat Inovatif.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk kepada Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., di Hotel Mercure Mirama, Kota Surabaya pada Kamis, 5 Desember 2024. 

Pj Gubernur menyampaikan, inovasi yang diajukan oleh Pemprov Jateng dalam penilaian IGA 2024 adalah program Samsat Budiman dan Sister Vira Antar Obat Pasien.

Program Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Budiman yang dikembangkan oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah ini, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Inovasi layanan online berbasis website tersebut dikelola oleh badan usaha milik desa (Bumdes), sehingga memungkinkan pembayaran pajak dilakukan tanpa datang ke kantor samsat, tentunya dengan jam buka layanan yang lebih fleksibel.

Sementara untuk program Sister Vira Antar Obat Pasien dikembangkan oleh RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, Purwokerto. Inovasi ini menyederhanakan prosedur pengobatan dari 23 langkah menjadi 14 langkah. Sejumlah fitur yang tersedia, antara lain pembayaran obat dengan virtual account, videocall atau whatsapp pasien dengan petugas farmasi, pelacakan hantaran obat, rating kepuasan pasien, dan sebagainya. Dengan sistem ini, berbagai manfaat dapat diperoleh, antara lain mampu meningkatkan efisiensi waktu pelayanan, pembayaran obat menjadi lebih cepat, serta menghemat biaya transportasi pasien.

“Alhamdulillah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan penghargaan IGA, dan saat ini mendapatkan kategori Provinsi Terinovatif,” kata Pj Gubernur di sela acara penyerahan penghargaan.

Komitmen Pemprov Jateng dalam mengembangkan inovasi juga diikuti oleh sejumlah kabupaten/kota. Dalam gelaran IGA 2024 terdapat 4 kabupaten dan 1 kota di Jateng yang juga menyandang predikat Kabupaten/Kota Terinovatif, yakni Kabupaten Wonogiri, Sragen, Boyolali, Blora, dan Kota Pekalongan. 

Pj Gubernur menilai, capaian prestasi tersebut patut diapresiasi, mengingat inovasi yang diajukan harus bersaing dengan berbagai inovasi dari sekitar 500 kabupaten/kota lain di Indonesia.

“Tentunya ini menggugah kabupaten-kabupaten dan kota yang lain untuk berinovasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, inovasi merupakan bagian dari keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kinerja birokrasi. Melalui berbagai inovasi yang dikembangkan, harapannya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih baik serta mampu meningkatkan kesejahteraannya.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk berharap, pemerintah daerah yang telah berhasil mendapatkan penghargaan mampu menginspirasi daerah lain dalam memacu dan menumbuhkan inovasi agar daya saing, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa terus meningkat.

Ia menambahkan, jumlah inovasi dan partisipasi dalam IGA 2024 ini menjadi capaian tertinggi dalam sejarah pelaksanaan IGA. Kenaikannya mencapai 11,14% dengan total inovasi yang diikut sertakan pada tahun 2024 mencapai 31.715 inovasi atau bertambah sebanyak 3.180 inovasi. Sementara tingkat partisipasinya, sebanyak 529 pemda ikut serta dalam penyelenggaraan IGA 2024 dari total 546 pemda yang ada di Indonesia.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu